• Home
  • Meranti
  • Filem Lawak Meranti, Lem Kambing Punya Pasal Perdana Ditayangkan di Gedung PKK

Filem Lawak Meranti, Lem Kambing Punya Pasal Perdana Ditayangkan di Gedung PKK

Minggu, 14 Juli 2019 | 09:22
MERANTI, RIAUGREEN.COM - Filem bertema lucu yang berdurasi 1. 30 menit itu ditayangkan di gedung PKK Jalan Tengku Umar yang dihadiri penonton begitu ramai sehingga memadati gedung tersebut namun sebagian penonton sampai diluar gedung menyaksikan saat filem tersebut ditayangkan pada Sabtu (13/7/2019) malam.

Filem itu mengisahkan tentang kenakalan remaja yang diperankan Muhammad Syahren selaku Bero dan pemeran utamanya, Feri Juniawan sebagai Pak Mail, Zulfahmi sebagai Japo Ayah dari Bero, Ririn selaku Zenab selaku teman Bero, Solihin sebaagai Sonjong teman dekat Bero, Zulkarnain selaku Ketua Pemuda, Tengku Azwin sebagai Bombom, Restu sebagai Siti, Siti Zubaidah selaku Bedah Ibu dari Zainab, Ita sebagai Salmah Ibu dari Bero dan lain-lain.

Filem itu mengisahkan Tentang bahayanya lem kambing apabila digunakan dengan cara dihisap sehingga lama-kelamaan Bero menjadi remaja nakal yang luar biasa.

Ia tidak sekolah dan tidak bekerja bahkan yang lebih parah ia menjadi maling diakibatkan lem kambing tersebut sehingga menjadi keresahan masyarakat Desa itu. Namun akhirnya Bero sadar lalu menyesali perilakunya selama itu.

M. Syahren mengatakan filem itu diluncurkan atas ide-ide ia dan rekan-rekannya karena maraknya lem kambing disalahgunakan remaja di Kepulaun Meranti sehingga filem tersebut dibuat selama satu jam setengah.

"Filem ini sengaje kite buat sebab ade pesan moralnye tentang bahayenye ngelem," ungkap Syahren dengan logat melayunya.

Dijelas Syahren lagi, filem berdurasi 1. 30 menit itu memakan waktu tiga bulan lamanya, dengan menggunakan satu buah kamera nikon tipe D 7000.

"Sebelum filem kami tayangkan, filem akan diadakan dengan care nobar namun sebelum nobar trailler filem itu kami unggah di youtube dan akun-akun fesbuk kami sehingge hal itu banyak ditaanggap oleh para penggunne fesbuk," ungkap pemeran utama itu.

Dikatakan Syahren lagi, ia dan pihaknya sudah berkomunikasi terlebih dahulu kepada pihak pemda terkait nobar yang bakal mereka laksanakan, namun tidak membuahkan hasil sehingga mereka ambil opsi berikutnya dengan cara menjual tiket Rp 10.000 perorang karena dari uang itulah untuk biaya oprasional.

"Bagi masyarakat yang belum bekesempatan hadir untuk nobar nantikan tayangan filem ini di upload ke youtue melayu lawak meranti yang bejudul lem kambing punye pasal," tutup Syahren. (usu)

Loading...
BERITA LAINNYA
Jamaah Haji Meranti Telah Tiba di Pekanbaru
Jumat, 23 Agustus 2019 | 10:56
Bupati Irwan Datangi Kemenko Kemaritiman RI
Selasa, 20 Agustus 2019 | 19:17
BERIKAN KOMENTAR
Top