• Home
  • Meranti
  • Lampu PLN Sering Mati, KNPI dan PP Pulau Merbau Pertanyakan Pihak PLN

Lampu PLN Sering Mati, KNPI dan PP Pulau Merbau Pertanyakan Pihak PLN

Jumat, 17 Mei 2019 | 23:59
MERANTI, RIAUGREEN.COM - PT. PLN sering padam sehingga Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Pemuda Pancasila Pulau itu datangi PLN untuk menanyai hal tersebut.

PT. PLN  merupakan BUMN yang menyediakan tenaga listrik bagi seluruh lapisan masyarakat yang semakin hari semakin dibutuhkan. Hal ini tidak lepas dari kebutuhan masyarakat akan tenaga listrik yang semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kemajuan teknologi dan taraf hidup masyarakat pada umumnya.

Namun hal itu tidak di nikmati oleh masyarakat di Pulau Merbau,melihat dari berbagai keluhan dan sumpah serapah masyarakat  mengenai lampu PLN mati saat berbuka puasa dan shalat tarawih menjadi momok besar bagi kehidupan masyarakat di kecamatan Pulau Merbau, terutama Desa yang sudah dialirkan listrik.

Melihat dari persoalan yang terjadi KNPI dan Pemuda pancasila berinisiatif menemui pihak PLN Teluk Ketapang untuk tatap muka terkait masalah itu.

Surizal selaku PAC Pemuda Pancasila (PP) pertanyakan hal tersebut karena, menjadi keresahan masyarakat di Pulau tersebut.

"Tolong berikan solusi kongkrit karna masalah ini sudah lama terjadi, jika tidak bisa diselasaikan maka solusinya bagaimana," tanyanya kepada awak PLN.

Riski selaku Kasub PLN rayon Teluk Ketapang menjelaskan bahwa kronologis matinya lampu penyebab utamanya adalah mesin yang sudah tidak layak lagi atau tua.

"Tidak bisa beroperasi secara normal mengigat mesin hanya 6 unit, namun yang bisa beroperasi hanya 4 unit,2 unit rusak total," kata Riski.

Dijelaskan Riski lagi, untuk mendapatkan mesin baru atau mesim yang layak dipakai pihak dari PLN Teluk Ketapang tidak punya kekuatan untuk mendapatkan mesin baru karena harus merujuk ke PLN Selatpanjang dan semuanya harus ikut prosedur.

"Selaku Kasub saya mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, bukan keinginan kami, tapi inilah kondisinya,"jelas Riski lagi.

Hairun nizat selaku Ketua DPK KNPI melakukan beberapa pertanyaan terkait apa yang sebenarnya menjadi masalah PLN hingga semena-mena mematikan lampu apalagi saat berbuka puasa dan saat shalat tarawih hingga mengakibatkan disetiap Mushalla dan Masjid tidak terdengar suara adzan.

"Kami dari PP dan KNPI ingin bertemu langsung dengan manager PT PLN, kami mau solusi kongkrit, kami siap untuk mengajak pihak-pihak yang terkait untuk kepentingan masyarakat Kecamatan Pulau Merbau."ucap Izat.

Disampaikan izat lagi, sebagai penutup bahwa pulau Merbau sangat butuh yang namanya listrik.Listrik adalah salah satu penopang kehidupan untuk lebih maju dan berkembang khususnya di Pilau ini.Apalagi masih banyak Desa-desa yang belum menikmati adanya listrik.

"Perlu di ingatkan bahwa Kecamatan Pulau Merbau juga merupakan bagian dari kabupaten Kepulauan Meranti yang ingin maju sama seperti dengan Kecamatan lainnya," ungkapnya. (zul)

Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top