• Home
  • Meranti
  • Waspada, Ada Oknum Tak Bertanggungjawab Manfaatkan Pemungutan Retribusi Sampah

Waspada, Ada Oknum Tak Bertanggungjawab Manfaatkan Pemungutan Retribusi Sampah

Senin, 15 April 2019 | 22:36
MERANTI, RIAUGREEN.COM - Pemungutan retribusi sampah menjadi polemik bagi kalangan pengusaha di Selatpanjang Kota dengan adanya pungutan liar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Hendra Putra, melalui Kabid Kebersihan, Husni Mubarak saat dihubungi Wartawan RiauGreen. Dalam memaksimalkan PAD tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga akan menempatkan sebanyak 7 petugas resmi untuk memungut retribusi sampah di Kota Selatpanjang pada (15/4/2019)

Selain itu, ia juga mengharapkan kesadaran para pemilik toko untuk membayarkan restribusi ini.

Petugas dilengkapi dengan tanda pengenal dan surat tugas. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan dengan adanya oknum yang tidak bertanggung jawab memungut retribusi sampah yang selama ini merugikan masyarakat.

"Retribusi Sampah ini sudah lama diberlakukan, namun saat ini kita pertegas kembali dengan menempatkan petugas kita yang dilengkapi dengan tanda pengenal dan surat tugas," ujarnya.

Selama ini, ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang ikut memungut retribusi sampah yang mengatasnamakan dinas.

"Kemarin waktu masih dalam masa transisi ada oknum yang tidak bertanggung jawab ikut memungut retribusi sampah. Ini diketahui ditemukan adanya kwitansi, dan ketika petugas kita mau memungut, wajib retribusi enggan membayar karena menganggap sudah membayar sebelumnya," ungkapnya.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga menegaskan agar tidak melayani oknum pemungutan retribusi yang tidak dilengkapi dengan tanda pengenal dan surat tugas dari dinas. Dan jika menemukan oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut, diharapkan untuk segera melaporkan ke DLH.

"Perlu kami ingatkan, DLH sudah menugaskan tujuh anggota resmi pemungut retribusi di Kota Selatpanjangn Seandainya ada yang mengatasnamakan selain mereka mohon dibuat pengaduan dengan bukti foto ke DLH," ungkapnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati lagi ketika didatangi petugas yg mengatasnamakan Dinas Lingkungan Hidup dalam pemungutan retribusi sampah, jangan melayani petugas restribusi yang tidak mengenakan bed, nama atau tanpa surat perintah tugas.

"Semoga hal ini tidak terulang kembali dimasa yang akan datang, jika terulang lagi oknum tersebut akan kita panggil dan diberi sanksi," tutur Husni Mubarok.

Dikatakannya oknum yang tidak bertanggung itu sudah dipanggil dan diberi nasehat sehingga diselesaikan secara kekeluargaan, dimana jika ia mengulangi hal serupa lagi akan diproses ke ranah hukum.

Sebelumnya warga jalan Rumbia,Selatpanjang bernama, Pempe menjelaskan bahwa pernah dikutip retribusi sampah oleh pihak yang dicurigainya tidak bertanggungjawab.

"Kemarin orang itu datang ke rumah saya untuk mintak uang sampah tapi saat itu saya tidak ada namun orang itu berhubungan dengan suami saya," kata Pempe.

Ia juga mengatakan, tetangga sebelah rumahnya juga dimintai uang retribusi sampah namun sejak kejadian itu ia gembok pintu pagar karena, merasa khawatir akan ada lagi oknum-oknum seperti itu. (zul)

Loading...
BERITA LAINNYA
Tiga Unit Rumah Di Meranti Ludes Dimakan Api
Jumat, 26 April 2019 | 10:06
Logistik PSU 4 TPS di Meranti Dalam Perjalanan
Kamis, 25 April 2019 | 18:04
Pendaftaran Bujang Dara Meranti Telah Dibuka
Senin, 22 April 2019 | 17:17
BERIKAN KOMENTAR
Top