• Home
  • MediaOutReach
  • Kota Buatan di Malaysia, Forest City, Selalu Prioritaskan Perlindungan Mangrove

Kota Buatan di Malaysia, Forest City, Selalu Prioritaskan Perlindungan Mangrove

Senin, 01 Juni 2020 | 08:11

JOHOR BAHRU, MALAYSIA, RIAUGREEN.COM  Media OutReach – Perusahaan pengembang properti, Country Garden Group, saat ini tengah membangun kota buatan yang disebut Forest City di Malaysia. Seusai dengan konsepnya, Forest City adalah kota ramah lingkungan yang memilik area seluas 30 km2. Meskipun skala proyek ini cukup besar, Forest City Malaysia akan melakukan segala upaya untuk memastikan perlindungan dan pengembangan berkelanjutan dari lingkungan sekitarnya. Forest City yang berlokasi di Johor tersebut berada di daerah yang dikelilingi oleh hutan bakau.

Membangun proyek besar kota buatan tersebut merupakan sebuah tantangan besar, seperti yang diutarakan oleh Muhammad Syafiq Abdullah, pakar lansekap senior dari proyek itu, selain melindungi hutan bakau yang ada dan memastikan bahwa hutan tidak akan terpengaruh selama konstruksi, mereka juga menghadapi risiko pembalakan liar.

Sangat penting untuk melindungi hutan bakau, karena mereka menyediakan habitat bagi ribuan spesies laut dan burung yang bermigrasi. Selain itu, hutan bakau membantu memerangi pemanasan global dengan menghilangkan CO2 dari atmosfer. Jika hutan bakau di sepanjang pantai menghilang, orang akan kehilangan benteng alami mereka melawan angin kencang dan ombak.

Dengan pemikiran ini, para peserta proyek memutuskan bahwa rencana pembangunan Forest City Malaysia harus mencakup perlindungan bakau. Syafiq bertanggung jawab atas Proyek Kota Hutan, dia bertindak sebagai Kepala tim Landskap Negara untuk melakukan pekerjaan perlindungan bakau. Kegiatan itu termasuk memantau pantai bakau, mengumpulkan benih, menanam, memantau dan merawat perkecambahan mereka di pembibitan.

Selain konservasi, Forest City bermaksud untuk berbagi pengetahuan melalui pembentukan museum ekologis. Dengan cara ini, wisatawan dapat belajar lebih banyak tentang sumber daya alam Malaysia yang berharga, serta ekosistem Hutan Kota.

Tindakan perlindungan mangrove tidak hanya merupakan cerminan dari tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga sebuah contoh bagi perusahaan lainnya. Forest City sedang dalam proses mendirikan pusat perlindungan ekologis dan mengundang perusahaan multinasional untuk menjadi mitra.

Forest City adalah proyek yang didukung oleh Country Garden Group dan pemerintah Malaysia. Forest City adalah kota masa depan yang cerdas dan hijau, yang menggabungkan lingkungan, pendidikan, dan teknologi mutakhir untuk menciptakan ruang hidup ideal yang didorong teknologi untuk masyarakat.


Loading...
BERITA LAINNYA
Adyen Perluas Kemampuan Akuisisi ke Malaysia
Selasa, 07 Juli 2020 | 11:37
BERIKAN KOMENTAR
Top