• Home
  • Lingkungan
  • Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Riau Terendah di Sumatera

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Riau Terendah di Sumatera

Selasa, 12 Maret 2019 | 14:13
foto youtube
Sungai Siak
PEKANBARU, RIAUGREEN.COM - Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Provinsi Riau terendah di Pulau Sumatera dan  masuk dalam kategori sangat kurang.

Keterangan tersebut disampaikan Gubernur Riau Syamsuar Msi pada Sambutan pidato di hadapan DPRD Provinsi Riau pada sidang paripurna yang digelar Senin 11 Maret 2019 kemarin.

Rendahnya IKLH tersebut disebabkan oleh menurunnya daya dukung dan daya tampung ekosistem air, tanah dan udara.

"Selain itu degradasi dan deforestrasi hutan dan lahan gambut cukup tinggi, termasuk perubahan tata guna, fungsi hutan dan lahan gambut, serta okupasi kawasan konservasi, dimana lokasinya berada dalam empat (4) daerah aliran sungai (DAS) utama yaitu DAS Siak, Rokan, Indragiri dan Kampar," ungkap Syamsuar dalam pidatonya.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); Kondisi ini menjadi salah satu penyebab rendah status mutu air 4 sungai besar yaitu Sungai Siak, Rokan, Indragiri dan Sungai Kampar dalam kategori cemar berat.

Kemudian rendahnya IKLH tersebut juga disebabkan tingginya tingkat abrasi di wilayah pesisir dan sungai terutama di Pulau Bengkalis, Pulau Rangsang dan Pulau Rupat yang berhadapan dengan Selat Malaka karena gelombang laut yang begitu besar pada musim tertentu.

Disamping itu, Masih terdapatnya permasalahan tapal batas Antar Kabupaten/Kota yang masih belum terselesaikan. (r1)

Loading...
BERITA LAINNYA
Satelit Aqua Deteksi 86 Titik Panas di Riau
Selasa, 19 Maret 2019 | 15:01
Belasan Hektar Lahan Gambut di Rupat Terbakar
Kamis, 31 Januari 2019 | 13:51
PT NSP di Riau Diwajibkan Bayar Denda Rp 1 Triliun
Selasa, 08 Januari 2019 | 10:34
Awal Januari, 6 Titik Hotspot Terdeteksi di Riau
Jumat, 04 Januari 2019 | 16:53
BERIKAN KOMENTAR
Top