• Home
  • Lingkungan
  • Hingga Juli 2018, 2 Ribu Hektare Lebih Lahan di Riau Terbakar

Hingga Juli 2018, 2 Ribu Hektare Lebih Lahan di Riau Terbakar

Kamis, 19 Juli 2018 | 12:35
RIAUGREEN.COM - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Riau. Sepanjang periode Januari-Juli 2018, tercatat ada 2.152,91 hektare lahan yang terbakar. Sebagian besar lahan yang dilalap si jago merah berada di wilayah pesisir Riau.

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Jim Gafur mengatakan, total ada enam kabupaten/kota yang mengalami kebakaran lahan dengan luasan di atas 100 hektare. Paling luas di Kabupaten Meranti, yaitu 928,31 hektare.

Kemudian di Kabupaten Bengkalis seluas 372,5 hektare, Kota Dumai seluas 207,5 hektare, Rokan Hilir (Rohil) seluas 200,25 hektare, Kabupaten Siak seluas 131,5 hektare dan Indragiri Hulu (Inhu) seluas 128,5 hektare. "Satgas Karhutla Riau akan terus berusaha menekan angka Karhutla. Terutama menjelang Asian Games 2018," kata Jim, Kamis (19/7).

Sementara berdasarkan data BPBD, luasan lahan yang terbakar dalam pekan ini meningkat drastis. Senin (16/7) lalu, terdata 2.006,91 hektare yang terbakar. Selanjutnya pada Rabu (18/7) lalu meningkat menjadi 2.152,91 hektare. Artinya dalam tiga hari, luasan lahan yang terbakar bertambah 150 hektare.

Meningkatnya luasan kebakaran lahan juga disebabkan titik-titik api yang terus bermunculan. Senin lalu, satelit Terra dan Aqua milik BMKG stasiun Pekanbaru mencatat ada 12 titik api di Riau. Selasa (17/7), ada 49 titik api. Kemudian pada Rabu (18/7) ada 66 titik api. Keberadaan titik api berpotensi menyebabkan Karhutla di Riau cenderung meningkat.

Terpisah, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman mengatakan, pihaknya terus memantau kondisi titik panas di Riau. Tim Satgas Karhutla Riau yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD dan lainnya, diminta untuk terus melakukan tugas semaksimal mungkin.

"Saya juga monitor terus. Sesuai tupoksi dan Satgas, tentu terus melakukan tugasnya khususnya dalam pencegahan kebakaran lahan dan hutan," ucap Andi dalam keterangannya.

Andi tak menampik jika beberapa hari terakhir titik panas maupun titik api terus meningkat. Namun berkat upaya dan kerja keras tim Satgas Karhutla, titik panas dan api bisa diredam.

"Daerah tertentu masih panas. Tapi Alhamdulillah karena koordinasi yang ada baik jajaran yang ada Provinsi Riau, Satgas dan lembaga, bisa diatasi," tuturnya. (*)


Source: jawapos.com

Loading...
BERITA LAINNYA
121 Titik Hotpsot Terpantau di Provinsi Riau
Kamis, 16 Agustus 2018 | 13:59
BERIKAN KOMENTAR
Top