23 Hektar Lahan Terbakar di Pelalawan

Senin, 16 Juli 2018 | 19:41
RIAUGREEN.COM, PELALAWAN - Sepekan terakhir ini tim gabungan dari berbagai instansi berjibaku memadamkan kobaran api. Hal tersebut menyusul terjadinya, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karlahut) di dua lokasi yang berbeda di kabupaten Pelalawan seluas 23 hektar.

Dengan usaha maksimal dan sigap hingga Sabtu petang (14/7/18) tim gabungan berhasil memadamkan api. Laporan yang diterima dari Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Pelalawan, Hadi Penandio, Ahad (15/7/18) saat ini terhadap lahan yang terbakar sudah berhasil dipadamkan dan didua lokasi ini sedang dilakukan upaya pendinginan.

"Tim gabungan hingga Sabtu petang berhasil memadamkan api, saat ini sedangan dilakukan upaya pendinginan," terang Hadi Penandio.

Menurut Hadi Penandio, lokasi pertama lahan yang terbakar terjadi di desa Batang Nilo Kecil kecamatan Pelalawan. Luas lahan yang terbakar ditempat ini kurang lebih 20 hektar.

Kondisi lahan ditempat ini kata dia adalah tanah bergambut yang ditanami kelapa sawit berumur tiga sampai dengan empat tahun. Sementar selebihnya ditimbuhi semak belukar.

Ditambahkannya, begitu mendapat kabar terjadi Karlahut tim gabungan dari berbagai instansi langsung turun tangan kelapangan memadamkan api. Adapun tim yang turun memadamkan api ditempat ini antara lain, personil Polres Pelalawan terdiri 45 orang, TNI 3 orang, MPA 12 orang, Satpol PP Damkar 15 orang, Manggala Agni 7 orang, Disbun 12 orang, PT Adei dan Safari Riau 72 orang dan BPBD 8 orang.

Sementara dilokasi yang kedua, terjadi Sabtu kemarin (14/7/18) tepatnya, di Jalur 9 Desa Air Hitam Kecamatan Ukui. Kondisi lahan dilokasi ini, ditumbuhi sisa tanaman batang Akasia dan sebagian lagi ditumbuhi semak belukar berupa tanaman pakis.

Kegiatan pemadaman dan pendinginan dilokasi ini sambung kepala BPBD dipimpin langsung Kapolsek Ukui AKP Amriadi, SH didampingi Kepala SPW 1 BTNTN Lubuk Kembang Bungo.

Sementara tim gabungan yang turun memadamkan api di Air Hitam ini, terdiri dari anggota Polri 3 orang, TNI 2 orang, Manggala Agni Rengat 2 orang, MPA 4 orang, TNTN 8 orang, Brigade Karlahut TNTN 11 orang, pihak PT RAPP 5 orang dan pihak PT IIS sebanyak 5 orang.(*/rtc) 


Loading...
BERITA LAINNYA
Satelit Aqua Deteksi 86 Titik Panas di Riau
Selasa, 19 Maret 2019 | 15:01
Belasan Hektar Lahan Gambut di Rupat Terbakar
Kamis, 31 Januari 2019 | 13:51
PT NSP di Riau Diwajibkan Bayar Denda Rp 1 Triliun
Selasa, 08 Januari 2019 | 10:34
Awal Januari, 6 Titik Hotspot Terdeteksi di Riau
Jumat, 04 Januari 2019 | 16:53
BERIKAN KOMENTAR
Top