• Home
  • Lingkungan
  • Jika Terjadi Karhutla, Presiden Siap Copot Kapolda dan Panglima Kodam

Jika Terjadi Karhutla, Presiden Siap Copot Kapolda dan Panglima Kodam

Selasa, 06 Februari 2018 | 12:54
dokumen
Kebakaran Lahan Perkebunan Warga
RIAUGREEN.COM - Presiden Joko Widodo siap copot Kapolda dan Panglima Kodam yang tak mampu mencegah kebakaran hutan dan lahan alias karhutla di daerah mereka. Jokowi tak ingin bencana kabut asap akibat karhutla kembali terulang.

"Kalau di wilayah saudara ada kebakaran dan tidak tertangani dengan baik, aturan main tetap sama, dicopot," ujar Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Karhutla di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 6 Februari 2018.

Jokowi menyampaikan, ancaman kembali dikeluarkannya karena dikhawatirkan pejabat-pejabat baru TNI dan kepolisian belum mengetahui aturan ini.

"Kalau ada kebakaran (hutan dan lahan), saya telepon Panglima (TNI), ganti pangdamnya. Kalau kebakaran terjadi di provinsi mana, saya telepon Kapolri untuk ganti Kapolda. Kalau kebakaran terjadi di tempat kecil, ganti kapolres," lanjut Jokowi.

Menurut dia, cara penyampaian ancaman seperti ini terbukti efektif agar para pimpinan aparat itu betul-betul menggerakkan Satuan Tugas (Satgas) terpadu yang dibentuk untuk menangani karhutla.

Jokowi mengklaim bahwa cara seperti ini telah membuat jumlah titik api (hotspot) berkurang sangat signifikan. Dari 21.929 hotspot di 2015, jumlahnya menurun menjadi 3.915 di 2016, dan 2.567 di 2017.

"Jadi yang efektif kita lakukan, adalah menggerakkan seluruh perusahaan, masyarakat, dan organisasi-organisasi sampai di bawah," ujar Jokowi. (*)


Source: viva.co.id
 

BERITA LAINNYA
Walhi: Kinerja BRG di Riau Patut Dipertanyakan
Selasa, 27 Februari 2018 | 11:31
Polda Riau Tersangkakan Tiga Terduga Pembakar Lahan
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:15
233 Lahan Terbakar di Riau Dipasang Garis Polisi
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:11
BERIKAN KOMENTAR
Top