• Home
  • Lingkungan
  • Status Siaga Darurat Karhutla Provinsi Riau Tahun 2017 Bakal Dicabut

Status Siaga Darurat Karhutla Provinsi Riau Tahun 2017 Bakal Dicabut

Kamis, 23 November 2017 | 12:04
PEKANBARU, RIAUGREEN.COM - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman secara langsung akan memimpin rapat pencabutan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau tahun 2017.

"Kami akan menutup tim satgas (pencabutan status siaga darurat karhutla, red) dan akan melakukan telekonferensi dengan pusat," kata pria yang akrab disapa Andi Rachman ini di Hotel Premier Pekanbaru, Kamis (23/11/2017).

Diketahui, status siaga darurat di Riau akan berakhir pada 30 November 2017. Menyikapi hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan menggelar rapat pencabutan status siaga darurat Karhutla Tahun 2017 di Kantor Gubernur Riau, Kamis (23/11/2017).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger mengatakan, tim satgas karhutla akan mencabut status siaga darurat tersebut dengan menjadikan pertimbangan hasil prakirawan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru.

"Rapat karhutla nanti akan mempertimbangkan laporan cuaca dari BMKG. Ini kan masuk musim penghujan," ungkap pria yang juga mantan Pj Walikota Pekanbaru ini, Kamis siang.

Sebelumnya, status siaga darurat Kahutla di Riau ini telah ditetapkan pada 24 Januari 2017 lalu. Status tersebut berlaku hingga 30 April 2017 mendatang atau kurang lebih selama 96 hari. Kemudian diperpanjang lagi hingga 30 November 2017.

Waktu itu, keputusan penetapan status siaga darurat karhutla itu ditetapkan sejak dini menyusul dua kabupaten dan kota yang ada di Riau telah lebih dahulu menyatakan sudah siaga darurat di daerahnya, yakni Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).(mcr)

BERITA LAINNYA
Pelalawan Riau Terbanyak Titik Api
Sabtu, 21 Oktober 2017 | 11:13
Tiga Kabupaten di Riau Masih Terdeteksi Titik Panas
Kamis, 14 September 2017 | 12:08
BERIKAN KOMENTAR
Top