• Home
  • Lingkungan
  • 8 Hektar Lahan Terbakar di Rohil Riau Berdekatan dengan Lokasi Perusahaan

8 Hektar Lahan Terbakar di Rohil Riau Berdekatan dengan Lokasi Perusahaan

Jumat, 30 Juni 2017 | 00:56
ROHIL, RIAUGREEN.COM- Di saat sebagian umat muslim merayakan hari raya Idul Fitri 1438 H,  Tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), tetap bekerja mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau.

Kepala Badan Penanggulan Bancana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger, mengatakan pada Kamis (29/6/2017) tim Satgas harus berjibaku memadamkan kebakaran di Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir.

"Kita tidak ada liburnya di hari lebaran ini. Dan pada hari ini kita langsung turun setelah mendapatkan laporan terpantau kebakaran di Bagan Sinembah. Tim Satgas Darat dan Udara bersama-sama memadamkan kebakaran," ujar Edwar Sanger, yang juga ikut terjun di Bagan Sinembah.

Dijelaskan mantan Pj Walikota Pekanbaru ini, lahan seluas 8 hektar yang terbakar tersebut tidak bisa dipadamkan dengan Tim Darat, sehingga harus dikerahkan 3 Helikopter untuk melakukan waterbombing dari udara.

"Kita sedang melakukan upaya pemadaman di lokasi dengan mengerahkan tiga heli WB ke lokasi dan saya langsung memimpin operasi pemadamannya di lapangan. Bagi kami tidak ada halangan, walau lebaran tetap bertugas memadamkan api," ungkap Edwar Sanger.

Disinggung apakah lahan tersebut sengaja dibakar oleh pihak korporasi atau lahan yang sengaja dibakar oleh warga untuk membuka lahan baru, Sanger mengatakan lahan yang terbakar terbakar itu diperkirakan open akses yang berdekatan dengan perusahaan, namun belum jelas apakah milik perusahaan atau tidak.

"Ini open akses berdekatan dengan konsensi perusahaan sepertinya. Dari BPBD, TNI, Polri dan dari perusahaan juga sudah turun membantu pemadaman darat di lokasi," jelasnya.

Lebih jauh dikatakannya, selama ini timnya selama Ramadan dan lebaran, baik darat, tim udara yang selama ini diandalkan untuk memadamkan api melalui water bombing, juga tetap mengadakan patroli. Jika sewaktu-waktu ada titik api muncul maka tim udara akan langsung turun memadamkan.

Heli saat ini standby 4 unit di Pangkalan Udara Roedmin Nurjadin masing-masing S61 Sikorsky MI 8 dan MI 171 serta bolkow dan 2 unit di Dumai MI 172 sewaktu-waktu heli ini langsung turun.

"5 Heli untuk waterbombing tetap disiapkan. Sedangkan untuk satu heli lagi patroli di seluruh wilayah Riau, dan setiap saat siap di operasikan," tutupnya. (MC)


BERITA LAINNYA
Pelalawan Riau Terbanyak Titik Api
Sabtu, 21 Oktober 2017 | 11:13
Tiga Kabupaten di Riau Masih Terdeteksi Titik Panas
Kamis, 14 September 2017 | 12:08
BERIKAN KOMENTAR
Top