Dumai dan Rohul Siaga Darurat Bencana Asap

Sabtu, 21 Januari 2017 | 12:43
RiauGreen.com - Seiring meningkatnya titik panas sebagai indikasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dua daerah di Riau, yaitu Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan Kota Dumai, menetapkan status Siaga Darurat Bencana Asap.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hulu, Aceng Hardiana, penetapan status Siaga Darurat Bencana Asap merupakan hasil koordinasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari BPBD, TNI dan Polri.

"Status Siaga ini berlangsung hingga akhir Mei 2017 nanti," ucap Aceng, Kamis, 19 Januari 2017.

Dia menyebutkan, keputusan ini disetujui oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Rokan Hulu Sukiman. Status mulai diberlakukan pada Senin, 16 Januari 2017.

"Alasan pertama penetapan status tersebut adalah mulai terpantaunya titik-titik api oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)," Aceng menerangkan.

Selain itu, menurut dia, BMKG juga menyatakan Riau akan segera menghadapi musim kemarau yang diprediksi hingga April mendatang. Aceng juga tak menampik bahwa kebakaran hutan dan lahan sudah mulai terjadi di Rohul. Kebakaran mayoritas terjadi di daerah isolasi yang jauh dari jangkauan.

"Untuk itu, dengan adanya penetapan status tersebut, maka diharapkan Pemerintah Provinsi Riau dapat mempertimbangkan untuk mengajukan bantuan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," Aceng menambahkan.

Bantuan itu, lanjut dia, diharapkan berupa helikopter water bombing, sehingga pemadaman di daerah yang sulit dijangkau dapat dilakukan secara maksimal.

"Kebakaran sekarang terjadi di daerah yang sulit dijangkau. Ini menjadi kendala. Solusinya dengan pengeboman air. Memang sudah harus dibutuhkan," ia memaparkan. 

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan BPBD Riau Jim Gafur menjelaskan selain Rokan Hulu, status yang sama juga telah ditetapkan di Kota Dumai.

"Rokan Hulu dan Dumai sudah menetapkan status Siaga Darurat. Untuk Dumai saya lupa kapan penetapannya, tapi berdekatan," tutur Jim.

Langkah penetapan status Siaga Darurat itu dinilai penting. Ini menyusul prediksi BMKG yang menyatakan Riau segera memasuki musim kemarau. "Meski hari ini hujan dan tidak terpantau titik api, tapi antisipasi ini kita lakukan dalam jangka panjang," Kabid Kedaruratan BPBD Riau itu memungkasi. (red/l6)

BERITA LAINNYA
Tiga Kabupaten di Riau Masih Terdeteksi Titik Panas
Kamis, 14 September 2017 | 12:08
Riau Hari Ini Terdeteksi 27 Titik Api
Jumat, 04 Agustus 2017 | 11:43
Lima Hektar Lahan Terbakar di Meranti
Kamis, 03 Agustus 2017 | 11:08
Enam Kabupaten di Riau Tersebar 16 Titik Api
Jumat, 28 Juli 2017 | 13:34
BERIKAN KOMENTAR
Top