• Home
  • Kuansing
  • Pemkab Kuansing Lakukan Terobosan, Karet Petani Akhirnya Terjual Mahal

Pemkab Kuansing Lakukan Terobosan, Karet Petani Akhirnya Terjual Mahal

Kamis, 28 November 2019 | 14:32
RiauGreen.com
TELUKKUANTAN, RIAUGREEN.COM- Menyikapi masih rendahnya harga karet, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berupaya melakukan berbagai upaya sehingga harga karet bisa meningkat dari harga yang saat ini dianggap sangat rendah sekali.

Salah satu upaya pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi adalah dengan mengikut sertakan  hasil komoditi yang menjadi salah satu tumpuan sebahagian masyarakat Kuantan Singingi ini dalam Pasar Lelang Komoditas Agro Provinsi Riau yang dilaksanakan  pada  hari Rabu (28/19) bertempat di Hotel Jatra Pekanbaru.

Pada pelaksanaan pelelangan tersebut, Kabupaten Kuantan Singingi menawarkan  hasil komoditi Karet dengan harga dasar penawaran  Rp9.150 kepada seluruh peserta lelang untuk dilakukan penawaran. 

Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Drs. Azhar MM, CPM yang menghadiri proses pelelangan hasil komoditi agro ini menjelaskan bahwa penawaran pertama  terhadap Karet Kabupaten Kuantan Singingi ini dilakukan oleh PT. Kilang Lima Gunung dengan harga penawaran Rp. 9.250.  Selanjutnya Karet Kuantan Singingi ini ditawar lagi oleh pelaku usaha lain yaitu PT Wipo L dengan harga penawaran Rp. 9.300 / kg.

Azhar yang didampingi oleh Ketua Asosiasi Petani Karet Kuantan Singingi ( APKARKUSI) Sepriadi, dan Syoffainal menjelaskan lebih lanjut kepada rekan media bahwa penawaran untuk harga pembelian karet Kuantan Singingi ini berhenti di harga penawaran  senilai Rp. 9.400 yang dimenangkan oleh PT Kilang Lima Gunung.

"Hari ini Karet asal Kuantan Singingi terjual sebanyak 44 Ton dengan harga jual Rp. 9.400/kg," terang Azhar. 

Pada kesempatan tersebut, Azhar juga melakukan penjajakan dengan pihak Lotte Mart yang diwakili oleh Dedi untuk dilakukan kerjasama penjualan hasil komoditi Agro.

"Di Kuansing kita punya banyak hasil komoditi agro yang layak untuk dijual di super market sekelas lotte mart. Kita punya hasil pertanian bawang merah di Kuantan Mudik dan Benai. Kita juga punya komoditi pepaya madu," ucap  Azhar dengan penuh semangat.
 
Azhar berharap kedepan petani Kuansing semakin maju dan semakin sejahtera. Pemerintah, kata dia, selalu siap untuk membantu dan memfasilitasi hasil pertanian maupun produk-produk UKM lainya untuk bisa dipasarkan. Tidak hanya di Kuantan Singingi, tapi juga untuk skala Provinsi maupun skala nasional. (hendri)

Loading...
BERITA LAINNYA
Bupati Mursini Buka FGD Soal Sensus Kependudukan
Kamis, 28 November 2019 | 23:41
Bupati Mursini Hadiri MTQ di Bangkinang
Rabu, 27 November 2019 | 16:58
BERIKAN KOMENTAR
Top