• Home
  • Kuansing
  • Setelah Diakreditasi, RSUD Telukkuantan Naik Kelas Menjadi Bintang Tiga

Setelah Diakreditasi, RSUD Telukkuantan Naik Kelas Menjadi Bintang Tiga

Rabu, 20 November 2019 | 19:28
RiauGreen.com
Pegawai RSUD Telukkuantan
TELUKKUANTAN, RIAUGREEN COM- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Telukkuantan telah berhasil meraih predikat akreditasi Tingkat Madya dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS). 

Dengan hasil tersebut, rumah sakit milik Pemkab Kuansing tersebut kini "naik kelas" menjadi rumah sakit bintang tiga, dengan pelayanan terstandar secara nasional.

Plt Direktur RSUD melalui Kasubag Umum, Mouris Ramadian, Rabu ( 20/11/19)saat berbincang dengan RiauGreen membenarkan predikat tersebut. 

"Dengan penilaian Akreditasi dari KARS tersebut, maka Kementerian Kesehatan RI, juga telah merekomendasikan RSUD Telukkuantan sebagai fasilitas kesehatan tingkat lanjutan yang tetap dipercaya melayani pasien BPJS," ujar Mouris.

Dikatakan Mouris, pemberian predikat Akreditasi Madya ini didapatkan melalui penilaian terukur dengan Standar Sistem Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) yang dilakukan KARS di RSUD beberapa waktu yang lalu.

Sertifikasi Akreditasi Madya yang diperoleh ini, Lanjut Mouris, tidak serta merta membuat pihaknya berpuas diri dalam meningkatkan mutu pelayanan. Menurutnya, hasil akreditasi ini adalah proses awal dalam upaya meningkatkan perubahan dan pembaruan meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. 

Tantangan selanjutnya, adalah mempertahankan predikat Madya pada Verifikasi selanjutnya. Sekaligus meraih predikat rumah sakit paripurna pada tahun mendatang.

"Kita harap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan untuk memenuhi semua rekomendasi dari KARS, baik sarana dan prasarana dalam upaya meningkatkan pelayanan secara berkelanjutan. Kita harapkan RSUD Telukkuantan dapat meraih predikat Rumah Sakit Paripurna," harapnya.

Sekedar diketahui, dengan status akreditasi tersebut RSUD akan terus melakukan pembenahan dengan cara melengkapi alat kesehatan yang belum ada maupun rusak, pengolahan limbah, dan pembangunan dan renovasi Unit Gawat Darurat/ UGD dua lantai.

Pada tahun anggaran 2019 ini, RSUD Teluk Kuantan memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat sebesar Rp18 miliar yang dipergunakan untuk melengkapi alat kesehatan yang belum ada maupun rusak, sekitar Rp10,6 miliar.

Selanjutnya pembuatan pengolahan limbah Rp2,3 miliar, pembangunan atau renovasi UGD dua lantai Rp7,4 miliar. (hendri/adv)

Loading...
BERITA LAINNYA
Bupati Mursini Buka FGD Soal Sensus Kependudukan
Kamis, 28 November 2019 | 23:41
Bupati Mursini Hadiri MTQ di Bangkinang
Rabu, 27 November 2019 | 16:58
BERIKAN KOMENTAR
Top