• Home
  • Kuansing
  • Mahasiswa Riau di Yogyakarta Tuntut Keseriusan Pemerintah Berantas Asap di Riau

Mahasiswa Riau di Yogyakarta Tuntut Keseriusan Pemerintah Berantas Asap di Riau

Minggu, 15 September 2019 | 02:22
RiauGreen.com
YOGYAKARTA, RIAUGREEN.COM -Ratusan pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Riau (IPR) Yogyakarta bersama 12 komisariat di bawah naungan IPRY serta aliansi mahasiswa sumatra melakukan aksi damai di Titik 0 KM, Yogyakarta hari ini Sabtu (14/9). Para mahasiswa ini menggelar aksi damai karena kabut asap yang tak kunjung teratasi di Riau.

Empat hari sebelum melakukan aksi, hari Rabu, 11 September 2019 mahasiswa melaksanakan diskusi mengusung topik "Tindak lanjut darurat asap di Riau" bertempat di Asrama Putra Riau.

Selanjutnya, disepakati oleh mahasiswa yang hadir pada diskusi tersebut untuk melakukan aksi damai terkait pemberantasan Kebakaran Hutan Lahan (Karhutla) pada hari Sabtu, 14 September 2019.

Massa aksi begerak dari asrama putra riau menuju titik Nol KM sekira pukul 13.00 WIB setelah sebelum nya melakukan doa bersama agar diturunkan hujan di daerah riau agar mengurangi kabut asap.

Sebab akibat Karhutla yang terjadi selama beberapa bulan ini mengancam keselamatan warga Riau. Dan sampai saat ini belum adanya tindakan hukum yang tegas dari Pemerintah Pusat ataupun Pemerintah Provinsi Riau, maka kami dari Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta menyatakan lima tuntutan.

1. Menuntut kapada Pemerintah Pusat melaui Pemerintah Provinsi Riau untuk memberikan tindakan hukum bagi Perusahaan/ oknum yang dengan sengaja membakar hutan.

2. Menuntut kepada Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Riau untuk mencabut HGU perusahaan yang terbukti membakar hutan.

3. Menuntut kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mengembalikan dana reboisasi ke Provinsi Riau.

4. Meminta dengan tegas kepada Gubernur Riau untuk menolak mega proyek kelapa sawit dari Pemerintah Pusat.

5. Meminta dengan tegas kepada Lembaga Adat Melayu Riau untuk mencabut gelar adat yang diberikan kepada Presiden RI.

Heru Astar, selaku Ketua Pelajar Riau Yogyakarta di dampingi ketua-ketua dari 12 komisariat menuntut keseriusan pemerintah pusat mengambil tindakan yang tegas dalam menangani kebakaran lahan dan hutan yang ada di Riau dan mengusut penyebab Karhutla agar tidak terjadi kembali.

"Karhutla hampir terjadi setiap tahunnya, kita malu karena sampai mengekspor asap ke negara tetangga. Kita meminta pemerinta pusat melalui pemerintah daerah serius dalam menyelesaikan kasus Karhutla ini agar tidak terjadi lagi di kemudian hari"  kata Handal Pratama Putra, Ketua IPRY Komisariat Kuansing saat menyampaikan orasinya.(hendri) 

Loading...
BERITA LAINNYA
Jika Diminta, Imran Chaniago Siap Dampingi Mursini
Minggu, 13 Oktober 2019 | 18:47
BERIKAN KOMENTAR
Top