• Home
  • Kuansing
  • Pertemuan Cak Mus dan Bupati Mursini Beredar di Medsos, Lobi Politik di Tanah Suci?

Pertemuan Cak Mus dan Bupati Mursini Beredar di Medsos, Lobi Politik di Tanah Suci?

Kamis, 08 Agustus 2019 | 12:38
RiauGreen.com
Foto: Bupati Mursini dan Ketua PKB Kuanaing, Musliadi saat mengadakan pertemuan di Mekkah. Mereka didampingi Ustadz Mulkan dan Ketua PKB Riau, Abdul Wahid. Foto ini beredar di medsos
TELUKKUANTAN, RIAUGREEN. COM- Beredar foto pertemuan Ketua DPC PKB Kuansing, Musliadi bersama dengan Bupati Mursini di media sosial facebook. Di foto itu, juga ada Ustadz Mulkan dan Ketua PKB Provinsi Riau, Abdul Wahid. Mereka duduk berempat disebuah tempat di Mekkah Almukarramah. 

Melihat foto-foto tersebut, netizen menduga-duga bahwasanya mereka tengah membicarakan lobi-lobi politik di tanah suci. Bahkan tak sedikit pula dari netizen mengira isi pertemuan itu mencari dukungan untuk menghadapi Pilkada Kuansing 2020 mendatang. 

Benarkah lobi-lobi politik? 

Ketua PKB Kuansing, Musliadi ketika dikonfirmasi RiauGreen, Kamis (8/8/19) pagi terkait beredarnya foto pertemuannya dengan Bupati Mursini membenarkan kesahihan foto tersebut. 

"Itu pertemuan saya dengan pak Mursini beberapa minggu yang lalu. Pertemuan itu adalah silaturrahmi biasa saja," ujar politisi yang kerab disapa Cak Mus ini menjelaskam. 

Dijelaskannya, sebagai jemaah sama-sama dari kKuansing yang sedang menjalankan ibadah haji di Mekkah Almukkarromah "Karena saya berangkat dari kloter lima Pekanbaru dan pak Mursini berangkat melalui gelombang kedua kloter 23," jelas Cak Mus. 

Menurut Cak Mus, sama-sama pejabat di daerah Kuansing wajar saja mereka mengadakan silaturrahim. "Dalam agama Islam pun mengajarkan kita untuk selalu menjaga hubungan silaturahim," kata anggota DPRD Kuansing ini. 

Diterangkannya, dalam pertemuan tersebut juga hadir Abdul Wahid Ketua DPW PKB Riau yang juga secara bersamaan dengan Cak Mus menunaikan ibadah haji tahun ini.

Dalam pertemuan itu juga ada Ustadz Mulkan mendampingi  Bupati Mursini. Pengakuan Cak Mus, banyak hal yang mereka bicarakan terkait daerah Kuantan Singingi kedepan.

"Pak Mursini masih ada jabatannya lebih kurang dua tahun lagi. Beliau minta masukan beberapa hal pertama, kinerja ASN dan para pejabat esselon tiga dan empat. Beliau masih menilai masih sgt lemah nya kinerja ASN yang ada di beberapa OPD dan tentu kami menyarankan agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap para pejabat tersebut, " cerita Cak Mus.

Cak Mus berharap, waktu dua tahun  yang tersisa ini Bupati Mursini dan Wabup Halim lebih fokus kepada program dan visi misi beliau. Secara kasat mata, selama beliau menjabat ada yang sudah berhasil dilakukan dan ada yang belum maksimal. 

"Umpamanya dia menyampaikan ke kami bahwa tentang, Hotel, Pasar Modern dan bangunan Uniks sudah dapat kita lunasi, kata beliau,  termasuk masalah sertifikasi guru yang dulu tertunda pembayarannya," ucap Cak Mus sembari menirukan ungkapan Bupati Mursini. 

"Bahkan rencana kita untuk Hotel dan Uniks sedang kita kaji untk pemamfaatannya," tuturnya sembari mengakui pertemua itu diadakan di Tower Zam-zam yang berdekatan dengan Masjidil Haram. 

Dalam pertemuan itu, ujar Ketua Komisi A ini, Bupati Mursini menerangkan terkait infrastruktur. Pemerintahan Mursini-Halim membangun secara zona dan tidak ada lagi kecamtan yang tidak mendapatkan pembangunan. 

"Tentu disesuaikan dangan kemampuan keuangan daerah kata bupati, " cerita Cak Mus. 

Dan menurut pengakuan Bupati Mursini, ungkap Cak Mus, bahkan  KUA PPAS 2020 sudah diantar ke dewan. Begitulah saking ingin cepatnya untuk melaksanakan program untuk rakyat. 

"Walaupun 2020 ini kita akan memasuki tahun politik Pilkada serentak," ujar Mursini kata Cak Mus.

Apakah Juga Membahas Pilkada 2020?

"Ya, dalam pertemuan tersebut memang ada menyinggung soal PPP dan PKB di Pilkada 2020. Baik PPP dan PKB sama-sama punya konsep yang sama. 

"Beliau mengatakan siap maju kembali sebagai calon bupati dari PPP. Dan PKB dijelasjan oleh Ketua DPW PKB Riau pak Abdul Wahid bahwaakan mengusung kadernya yaitu saya sebagai Ketua DPC untuk posisi bupati maupun wakil bupati nantinya," tukas Cak Mus lagi.

Dalam pertemuan itu, mereka mengaku punya niat yang baik untuk memajukan daerah. Dan pada prinsipnya PPP welcome ke PKB dan begitu juga sebaliknya. Sekarang tentu ini berproses. Nantinya dimasing-masing partai, untuk menuju apakah koalisi namanya atau maju bersama, " terangnya. 

Apakah Cak Mus Akan Berpasangan Mursini? 

"Kalau ditanya persoalan saya menjadi wakil pak Mursini belum ada kami membahas itu. Bagi saya sebagai pesuruh partai tentu siap menjalankan amanah dan keputusan partai nantinya," akunya 

Secara pribadi, kata Cak Mus, keberadaannya di tanah suci saat ini tentu lebih fokus kepada ibadah, persoalan politik biarlah mengalir sperti air saja. Kalau memang ada dukungan rakyat dan pk Mursini juga didukung rakyat, apa salahnya maju kembali untuk rakyat," harapnya. 

"Dan PKB siap dan terbuka dengan partai manapun untuk berkoalisi termasuk dengan PPP," tutup Cak Mus. 

Sedangkan Bupati Mursini ketika dikonfirmasi via WhatsApp hingga berita ini ditayangkan belum memberikan keterangan terkait pertemuan tersebut. (hendri) 

Loading...
BERITA LAINNYA
Bupati Mursini Buka FGD Soal Sensus Kependudukan
Kamis, 28 November 2019 | 23:41
Bupati Mursini Hadiri MTQ di Bangkinang
Rabu, 27 November 2019 | 16:58
BERIKAN KOMENTAR
Top