• Home
  • Kuansing
  • Diprediksi 90 Persen Bupati Mursini Bakal Pilih Politisi Sebagai Calon Wakilnya

Diprediksi 90 Persen Bupati Mursini Bakal Pilih Politisi Sebagai Calon Wakilnya

Rabu, 03 Juli 2019 | 12:46
RiauGreen.com
Foto: Bupati Mursini
TELUKKUANTAN, RIAUGREEN. COM- Bupati Kuansing, Drs Mursini telah memberikan sinyal kriteria calon pendampingnya pada pilkada 2020 mendatang. Kriteria calon wakil yang akan dipilihnya adalah yang bisa menutupi kekurangannya dalam memimpin. 

Hal itu dikatakannya saat berbincang dengan RiauGreen, Selasa (2/7/19) sore. Kendatipun demikian, ia tidak menjelaskan apakah dari kalangan politisi ataupun dari kalangan birokrasi. 

Menelaah calon wakil yang bakal dipilih oleh bupati incumben itu, Ketua PKB Kuansing, Musliadi memprediksi jika Mursini bakal memilih ketua partai sebagai pendampingnya. 

"Kalau dia memilih politisi tentu ketua partai atau kader partai pengusung beliau. Kalau orang birokrasi partainya apa," tanya Musliadi. 

Politisi yang kerab disapa Cak Mus ini memberikan contoh secara gamblang. " Umpama dia pakai dr Ukup atau Dianto Mampanini atau Japrinaldi, partai mereka apa? Kan nggak cukup PPP mengusung sendiri," jelas Cak Mus. 

Menurut Cak Mus, bukan bearti mereka ASN tidak punya peluang untuk memdampingi Mursini, tapi  kan pilkada ini ranahnya pimpinan parpol, dan saya melihat Mursini bisa menggandeng politisi sekitar 90 persen peluangnya, " katanya. 

Sementara wakil dari kalangan birokrasi peluangnya hanya 40 persen. Sebab, ASN syaratnya harus mengundurkan. 

"Saya rasa agak berat bagi pejabat esselon II untuk mundur dari PNS. Ini menyangkut massa depan mereka , dan lagi pun saya melihat prestasi ASN di Kuansing ini untuk meramu pemikiran mereka untuk jadi orang politikus masih jauh dari harapan," ujar Cak Mus lagi. 

Dijelaskan Cak Mus, seorang pejabat ASN kalau mau turun ke politik itu bisa di lihat dari keberanian mereka dalm membantu tugas-tugas bupati dalam menjalankan misi politik Mursini beberapa tahun belakangan ini. 

"Tapi saya belum melihat dari pejabat Kuansing yang mampu membantu Bupati Mursini dalam menjalankn misi politiknya. Selevel Sekda aja yang sudah diberi kewenangan untuk mengelolah pemerintah ini tak mampu membantu program politik Mursini untuk menyiapkan Mursini dua periode. Maka, saya berasumsi Mursini tetap akan memakai wakilnya dari kalangan politisi," ujarnya. 

Lalu, siapa orang nya itu? "Tergantung kepada partai-partai apa saja yang mengusung Mursini di pilkada nanti," tambahnya. 

Namun jika Bupati Mursini menginginkan kalangan briokrasi jadi wakilnya, mestinya ASN nya harus bisa jadi panglima perang.  Artinya apa, ASN tersebut harus siap segalanya. 

"Siap mundur siap keuangan dan di kenal oleh rakyat Kuansing. Tapi saat ini saya melihat ASN yang disekeliling Bupati Mursini tidak ada  bisa jadi panglima perang," bebernya. 

Hal ini terjadi,kata Cak Mus, karena ASN selama ini dibiarkan bekerja begitu saja tanpa diberi perlindungan dalam menjalankan visi misi Mursini-Halim (MH). 

"Maka saya melihat ASN di Kuansing sudah terbelah. Ada yang pro Mursini, ada yang pro Halim dan ada yang pro Sekda bahkan ada yang loyalis mantan Bupati Sukarmis. Artinya, Bupati Mursini gagal menyolidkan barisan ASN untuk menunjang kinerja beliau, maka saya berasumsi sangat tipis peluang Mursini untuk ambil wakilnya dari kalangan ASN," tutup Cak Mus. (hendri) 

Loading...
BERITA LAINNYA
Aliansi Mahasiswa Kuansing Bagikan Masker Gratis
Kamis, 19 September 2019 | 18:45
KI Puji Pelayanan Informasi Pemkab Kuansing
Rabu, 18 September 2019 | 19:57
BERIKAN KOMENTAR
Top