• Home
  • Kuansing
  • Dengan Umur Yang Sama Ternyata Bibit Asli Duluan Berbuah Ketimbang Bibit Sawit Yang Dibagikan Pemkab Kuansing

Dengan Umur Yang Sama Ternyata Bibit Asli Duluan Berbuah Ketimbang Bibit Sawit Yang Dibagikan Pemkab Kuansing

Kamis, 20 Juni 2019 | 11:35
RiauGreen.com
Foto: Bibit bantuan yang belum berbuah dan bibit asli yang sudah berbuah. Sama sama umur 20 bulan
TELUKKUANTAN, RIAUGREEN. COM- Wakil Bupati Kuantan Singingi, H Halim kembali menunjukan perbandingan antara bibit sawit yang asli dengan bibit sawit yang dibagikan secara gratis kepada petani tahun 2017 lalu. 

Kepada RiauGreen, Kamis (19/6/19) via WhatsApp, Halim mengirimkan foto-foto pertumbuhan bibit yang asli dengan bibit yang dicurigai keasliannya. 

"Sama-sama berumur 20 bulan. Bibit asli yang dibeli masyarakat duluan berbuah," kata Halim.

Sementara bibit yang yang dibagikan oleh pemerintah belum menunjukan tanda tanda akan berbuah. Padahal sama-sama berumur 20 bulan. 

Halim mengaku memfoto bibit itu di dua lokasi. Bibit bantuan difotonya di lokasi perkebunan Sentajo Raya. Sedangkan bibit yang asli itu di fotonya di Logas Tanah Darat. 

"Tadi saya turun ke lokasi, " jelas Halim. 

Mestinya menurut Halim, jika bibit itu sama-sama asli, pasti akan menunjukan pertumbuhan yang sama. Artinya sama-sama berbuah diumur sama. 

Pernyataan ini dikeluarkan Halim untuk memperkuat pernyataannya saat berpidato dihadapan masyarakat Pulau Rengas, Pangian beberapa waktu lalu.

Saat itu Halim menyebutkan, bibit bantuan pemerintah yang dibagikan pada tahun 2017 lalu sebagian palsu. Tidak sesuai dengan spek. 

Waktu itu kata Halim, dirinya sempat meminta agar bibit itu ditolak. Karena tidak sesuai dengan kontrak. Jika diteruskan Kadisnya bisa masuk penjara. 

Kendatipun telah menganjurkan ditolak, cerita Halim, namun masyarakat tetap saja menerima. Karena mengaku mendapat saran dari orang dinas. Katanya, jika ditolak, masyarakat tidak akan mendapat bibit pengganti. 

Kini, petani yang telah menerima bantuan itu telah dibuat gamang oleh pernyataan Wabup Halim itu. Sebab, disatu sisi pihak dinas terkait menyebutkan bibit yang dibagikan pada tahun 2017 lalu itu asli dan telah sesuai dengan spek. 

Sementara Wabup Halim mengatakan bahwasanya sebahagian bibit bantuan yang diberikan oleh pemerintah itu palsu.  Yang betul yang mana? Masyarakat meminta agar aparat berwajib mengusut tuntas persoalan ini.  (hendri) 

Loading...
BERITA LAINNYA
Menteri Pariwisata Akan Buka Pacujalur 2019
Selasa, 09 Juli 2019 | 21:39
Golkar Bantah Adam Dipasangkan dengan Mursini
Senin, 08 Juli 2019 | 18:39
BERIKAN KOMENTAR
Top