• Home
  • Kuansing
  • Wabup Halim Jawab Sindiran Bupati Mursini Soal Polemik Mutasi

Wabup Halim Jawab Sindiran Bupati Mursini Soal Polemik Mutasi

Minggu, 14 April 2019 | 21:33
RiauGreen.com
Foto: Bupati H Mursini dan Wabup H Halim
TELUKKUANTAN, RIAUGREEN.COM - Wakil Bupati Kuansing menjawab sindiran Bupati Mursini soal pelantikan sejumlah pejabat yang dimutasi maupun di rotasi. 

H.Halim menegaskan bahwa dirinya bukan mempersoalkan mutasi dalam pemerintahan. 

Ia mengatakan hal yang dikritiknya adalah proses dari mutasi yang dilaksanakan karena tidak mengajak dirinya selaku wakil kepala daerah dalam berkonsultasi.

"Bedakan antara mutasi dan proses mutasi. Saya hanya menyesalkan setiap kali proses mutasi dilaksanakan tidak mengajak saya selaku wakil kepala daerah untuk berkonsultasi. Itu saja," kata Wakil Bupati H.Halim, Ahad (14/4/19).

H.Halim mengakui, mutasi dalam pemerintahan memang suatu hal yang wajar, ia tidak mempersoalkan itu karena mutasi dibenarkan peraturan perundang-undangan. 

Kini kata H.Halim hal yang dipermasalahkan setiap kali mutasi akan dilaksanakan tidak pernah mengajaknya berkonsultasi.

"Apakah ada salahnya kalau mengajak saya berkonsultasi. Ini yang saya persoalkan," ujar Halim

Ia menambahkan kejadian ini bukan kali pertama terjadi. Hampir disetiap proses mutasi dirinya selaku wakil dari Bupati Mursini  tidak pernah diajak berkonsultasi. 

Padahal menurut Halim, proses mutasi yang dilakukan tanpa mengajak dirinya berkonsultasi sudah pernah menimbulkan perselisihan yang serius diantara mereka. 

"Dulu kan pernah terjadi perselisihan. Itu gara-gara proses mutasi juga. Untung saja perselisihan itu didamaikan Datuk Bisai," katanya

Kendati begitu, H.Halim mengaku dirinya tidak akan terseret emosi menanggapi masalah ini. Ia akan menyikapinya dengan kepala dingin. 

Tapi ia mengingatkan tidak usah menyalahkan dirinya ketika mempersoalkan proses mutasi ini. " Janganlah menyalahkan saya. Saya wajar keberatan karena tidak diajak berkonsultasi," tegas Wabup Halim.

Sebelumnya, Bupati Mursini meminta agar pelantikan sejumlah pejabat kemarin, Jumat (12/4/19) tidak menjadi polemik. 

Sebab kata dia, mutasi dan rotasi pejabat itu merupakan hal yang wajar dalam birokrasi. 

Dan penempatan pegawai sudah sesuai dengan keahliannya (the right man on the right job, the right man on the right place) yang merupakan kaedah dan prinsip yang berlaku.

Bupati Mursini juga menegaskan, aparatur sipil negara merupakan ujung tombak dalam implementasi kebijakan otonomi daerah.

"Pelantikan kali ini tidak serta merta dilakukan dengan serampangan atau asal-asalan.Dan tidak melanggar kaedah-kaedah serta norma-norma kepatutan kepegawaian yang selama ini diberlakukan", jelas Mursini.

Sekedar diketahui,  saling sindir antara Bupati Kuansing, H Mursini dan wakilnya H Halim soal mutasi sejumlah pejabat  meramaikan pemberitaan dua hari belakangan ini. (hendri)

Loading...
BERITA LAINNYA
Pembangunan Jembatan Gunung Toar Telah Dimulai
Selasa, 25 Juni 2019 | 13:55
Kuansing Akan Pilkada 23 September 2020
Senin, 24 Juni 2019 | 19:17
BERIKAN KOMENTAR
Top