• Home
  • Kuansing
  • DPRD Kuansing Minta Kemendikbud Perhatikan Tenaga Pendidik

DPRD Kuansing Minta Kemendikbud Perhatikan Tenaga Pendidik

Jumat, 01 Februari 2019 | 13:18
RiauGreen.com
Poto: Ketua Komisi A DPRD Kuansing, Musliadi
TELUK KUANTAN, RIAUGREEN. CO. - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuansing melalui komisi A mengunjungi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Jakarta dalam kunjungan kerja, Senin (28/1/19)lalu. Saat kunjungan tersebut, Ketua komisi A DPRD Kuansing, Musliadi meminta Kemendikbud untuk memperhatikan tenaga pendidik dan pengajar terutama di daerah.

"Kita minta Kemendikbud mengetahui situasi di daerah. Selama ini anak murid dipulangkan jam 13.00 WIB, sementara guru tetap di Sekolah hingga pukul 16.00 WIB. Apakah ini kebijakan, sebab alasan mereka ini UU ASN. Seharusnya ini perlu dikaji ulang," ujar Musliadi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (29/1).

Selain itu, komisi A juga meminta memprioritaskan guru honor daerah untuk diangkat menjadi PNS. Musliadi menyebutkan, bahwa beberapa tenaga pengajar di Kuansing sekarang ada yang menghonor puluhan tahun. "Kami meminta pihak Dirjen Pendidikan menyampaikan kepada MenPAN kalau ada para Guru CPNS agar dibagi ke dalam dua kelompok yakni umum dan honorer," kata Musliadi.

Mengenai penerimaan PPPK, lanjut Musliadi, untuk pengangkatan di Februari 2019, Kuansing tidak dapat jata Guru. Maka dari itu, ia mengusulkan agar tenaga honor diprioritaskan direkrut sebagai tenaga kontrak oleh pusat.

"Karena usulan penambahan tenaga guru Kuansing tidak disetujui oleh pusat,  kami minta kemenPAN supaya mengkaji ulang. Kenapa hanya untuk tenaga kesehatan dan perkebunan saja," pinta Musliadi. (hendri)

Loading...
BERITA LAINNYA
Mursini Jadi Ketua PPP Provinsi Riau
Kamis, 21 Februari 2019 | 22:09
Dua Langkah Lagi Radio Kuansing Segera Mengudara
Kamis, 21 Februari 2019 | 20:46
Gunung Toar Menuju Sentra Ekonomi Kreatif
Rabu, 13 Februari 2019 | 16:27
BERIKAN KOMENTAR
Top