• Home
  • Kuansing
  • Harlah PPP ke 46 di Kuansing, Romahurmuziy: PPP Garda Terdepan Lahirnya Undang-undang Syariah

Harlah PPP ke 46 di Kuansing, Romahurmuziy: PPP Garda Terdepan Lahirnya Undang-undang Syariah

Senin, 21 Januari 2019 | 11:54
RiauGreen.com
Poto:Ketua Umum PPP, Ir Romahurmuziy saat diwawancara oleh pers di Kuansing

TELUKKUANTAN, RIAUGREEN.COM - Ketua Umum PPP, Ir  Romahurmuziy menyebutkan bahwa partainya mempunyai perhatian besar dalam memperjuangkan undang-undang bernuansa agama (syariah), baik di tingkat nasional maupun daerah. Bahkan ia menyebut memperjuangkan UU Syariah merupakan fardu kifayah.

Hal itu diungkapkan Romy-sapaan akrabnya saat berpidato dalam acara Harlah PPP ke 46 di Telukkuantan,  Kabupaten Kuansing,  Sabtu(19/1/19) lalu.

Rommy menyebut selama ini PPP berada di garda terdepan dalam memperjuangan syariah secara konstitusional. Ia mencontohkan PPP berhasil menginsiasi UU No. 1 tahun 1974 tentang Perkawinan. Sehingga umat Islam menjalankan perkawinan sesuai syariat Islam.

Selain itu, PPP juga berada di garda terdepan pada lahirnya UU No. 7/1974 tentang Penertiban Perjudian, UU 38/1999 tentang Pengelolaan Zakat, UU 44/2008 tentang Pornografi, dan lainnya.

Saat ini PPP juga memimpin Pansus RUU Anti Minuman Keras, dan juga menginsiasi lahirnya RUU Pesantren dan Lembaga Pendidikan Keagamaan.

Menurut Romy, Undang-undang bernuansa Islam juga merupakan kewajiban sejarah bangsa. Karena para pendiri bangsa telah sepakat, aturan bernuansa agama bisa dimasukkan dalam aturan di bawah UUD 1945, yaitu di UU atau di Perda.

Kata Romy lagi, dalam dunia politik juga harus partai politik yang memperjuangkan kebaikan dan mencegah kemungkaran secara konstitusional. Caranya adalah membuat UU di tingkat nasional dan Perda di tingkat daerah.

Dalam pidatonya Rommy mengutip ayat Alquran di surah Al-Imron ayat 104 yang artinya 'Hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; mereka adalah orang-orang yang beruntung'.

Ayat ini, kata dia,  memiliki arti bahwa di setiap lini perjuangan dalam kehidupan, harus ada sekelompok orang yang bekerja untuk menyerukan pada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Lini perjuangan tersebut diantaranya ada dalam bidang politik.

"Maka bagi PPP, yang kita jalankan hari ini adalah mengimplementasikan perintah Alquran untuk mewujudkan amar makruf nahi mungkar," ujar Romy menjelaskan. (hendri)


Loading...
BERITA LAINNYA
Mursini Jadi Ketua PPP Provinsi Riau
Kamis, 21 Februari 2019 | 22:09
Dua Langkah Lagi Radio Kuansing Segera Mengudara
Kamis, 21 Februari 2019 | 20:46
Gunung Toar Menuju Sentra Ekonomi Kreatif
Rabu, 13 Februari 2019 | 16:27
BERIKAN KOMENTAR
Top