• Home
  • Kuansing
  • 2018 Pemerintahan Mursini-Halim Menuai Prestasi

2018 Pemerintahan Mursini-Halim Menuai Prestasi

Rabu, 19 Desember 2018 | 12:01
RiauGreen.com
Poto Bupati Mursini terima penghargaan
TELUKKUANTAN, RIAUGREEN.COM -  Pemerintahan Mursini-Halim (MH) pada awal masa kerjanya penuh dengan kontroversi. Bahkan tak sedikit pula sebagian masyarakat meragukan kemampuan duet MH ini dalam mengelola pemerintahan. Karena pasangan yang diusung oleh Partai PPP, PDIP dan Gerindra itu kerap dikecam oleh kebijakan yang dinilai "ngaur".

Salahsatu kebijakan ngaur itu terkait pemindahan pasar Telukkuantan dari Pasar Lumpur ke pasar rakyat. Setelah pedagang dipindahkan ke pasar rakyat, ternyata para pedagang lebih memilih berjualan dibadan jalan ketimbang dilokasi pasar. Kondisi itu berjalan sampai saat ini.

Namun siapa sangka, dibalik kebijakan 'ngaur' Mursini-Halim itu kini juga ada prestasi yang gemilang. Pada tahun 2018 ini, setidaknya ada beberapa penghargaan yang berhasil diraih. 

Penghargaan yang pertama Bupati Mursini merupakan Kepala Daerah Partisipatif Peringkat  Kedua di Provinsi Riau dari Badan Pengawas  Pemilu (Bawaslu) Provinsi. Bupati Mursini dinilai berkontribusi dan memberikan dukungan terhadap kelancaran tugas Bawaslu di Kabupaten Kuantan Singingi, "

Penghargaan yang kedua Pemkab Kuansing mendapatkan merupakan kabupaten yang patuh dibidang pelayanan publik. Penghargaan ini diberikan oleh Ombudsman di Jakarta pada tanggal 10 Desember 2018 lalu.

Dibidang ini, Ombudsman memberi nilai kepada Kuansing 98,73 dengan kategori zona hijau. Capaian prestasi tersebut berdasarkan hasil survey Ombudsman RI terhadap tingkat kepatuhan standar pelayanan publik sesuai dengan Undang-undang No.25 Tahun 2009.

Selanjutnya penghargaan yang ketiga dibidang ekonomi, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian memberikan penghargaan kepada Bupati Mursini  atas kepeduliannya terhadap pembinaan bidang perkebunan di Kabupaten Kuansing.

Penghargaan diserahkan Direktur Jenderal Perkebunan Ir. Bambang  kepada Bupati Mursini diwakili Kepala Dinas Pertanian Ir. Emmerson pada tanggal 10 Desember 2018 di Bandung, Jawa Barat.

Dalam hal ini, Direktur Jenderal Perkebunan menilai Kuansing sebagai satu-satunya daerah di Riau telah melakukan inovasi penting dalam perwujudan sinergitas pelaku usaha perkebunan (petani karet) dengan pembina bidang perkebunan, terutama pemasaran Bahan Olah Karet (Bokar). 

Penghargaan keempat, Pemkab Kuansing merupakan kabupaten terbaik penyaluran dana desa. Penilaian inidari kementerian keuangan Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut langsung di terima oleh Wabup Kuansing H.Halim dari Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim pada tanggal 18 Desember 2018 lalu di Pekanbaru.

Penghargaan yang kelima, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi kembali meraih penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Pemerintah Pusat atas Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan Tahun Anggaran 2017.

Sebelumnya Tahun Anggaran 2016, Pemkab Kuansing juga meraih penghargaan yang sama, dengan demikian sudah dua kali secara berturut-turut Pemkab Kuansing meraih penghargaan ini.

Penghargaan tersebut diberikan Pemerintah Pusat melalui  Kementerian Keuangan RI kepada seluruh Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten dan kota yang berhasil meraih opini WTP sebanyak lima kali secara berturut-turut. (hendri)

Loading...
BERITA LAINNYA
Wabup Halim Hadiri HUT PDIP ke 46 di Jakarta
Jumat, 11 Januari 2019 | 13:33
2019 Disdik Kuansing Peroleh DAK Rp32 Miliar
Rabu, 09 Januari 2019 | 21:33
BPKAD Kuansing Minta OPD Segera Laporkan Aset
Selasa, 08 Januari 2019 | 14:40
BERIKAN KOMENTAR
Top