• Home
  • Kuansing
  • Mediasi Gagal, Penyerobotan Lahan Warga di Kawasan Air Terjun Batangkoban Akan Ditempuh Melalui Jalur Hukum

Mediasi Gagal, Penyerobotan Lahan Warga di Kawasan Air Terjun Batangkoban Akan Ditempuh Melalui Jalur Hukum

Selasa, 18 Desember 2018 | 20:09
RiauGreen.com
Poto: mediasi penyelesaian sengketa lahan di objek wisata Batangkoban dikantor pariwisata Kuansing
TELUKKUANTAN, RIAUGREEN.COM - Mediasi penyelesaian penyerobotan lahan pembangunan objek wisata Batangkoban di Kecamatan Hulu Kuantan akan berlanjut ke proses hukum. Jalur ini ditempuh setelah kedua belapihak tidak menemui kata kesepakatan. Padahal, mediasi penyelesaian sengketa itu telah dua kali dicoba, namun hasilnya tetap buntu.

 "Ya, sudah. Lebih baik menempuh jalur hukum," kata Noprijon, warga Lubuk Ambacang yang mengaku lahannya diserobot Pemkab Kuansing untuk pembangunan dermaga dan sarana lainnya. 

 Kata Noprijon, sebagai sipemilik tanah yang sah, dia merasa keberatan pemerintah mengacak- acak kebun miliknya. Apalagi pihak Pemda tidak pernah berkejelasan dengan dirinya. "Main serobot saja," tegasnya. 

 Tanah itu, kata dia, merupakan miliknya yang sah. Tanah itu dibelinya kepada keluarganya beberapa tahun yang lalu. Didalam lahan itu telah ditanami karet. Karet itu ditanami beberapa puluh tahun lalu.

"Kini, dilahan itu sudah dibangun oleh pemerintah untuk objek wisata. Terus yang lebih menyakitkan, pihak Pemdanya tak pernah minta izin sebelum membangun. Mereka hanya bercerita saja bahwasanya disana akan dibangun. Itu saja," aku Noprijon. 

 Diceritakannya, dirinya sempat beberapa kali meminta pihak pemda agar segera memberhentikan pembangunan disana, sebelum duduk persoalan atas haknya itu dituntaskan. "Namun sampai sekarang tak juga terpenuhi. Dan gilanya lagi, pembangunan itu tetap saja berlanjut. Ok kalau begitu. Saya akan tempuh jalur hukum," ujar pria yang berprofesi sebagai anggota TNI ini. 

Tadi sore, mediasi penyelesaian sengketa lahan itu kembali digelar di kantor Dinas Pariwisata Kuansing. Mediasi tadi sore merupakan mediasi kedua kalinya setelah mediasi yang dilakukan di Kantor Camat Hulu Kuantan pada pekan lalu. Kendatipun mediasi tadi sore itu juga dihadiri oleh Kadis Pariwisata, Indra Suandy, namun tidak juga menemui titik terang. 

"Tapi, jika pak Noprijon ingin menempuh jalur hukum, kami juga tidak bisa melarang," ucap Indra Suandy. (hendri)

Loading...
BERITA LAINNYA
Camat HK Puji Kekompakan Warga IKHK Pekanbaru
Senin, 25 Maret 2019 | 21:42
Pemkab Kuansing Segera Bentuk BPBD
Senin, 25 Maret 2019 | 17:46
Mendag RI Tandatangani Prasasti UML Kuansing
Rabu, 20 Maret 2019 | 17:37
Pilkada Kuansing Desember 2020
Selasa, 19 Maret 2019 | 17:32
BERIKAN KOMENTAR
Top