• Home
  • Kuansing
  • Jika Tidak Diperhatikan Oleh Pemkab Kuansing, Masyarakat Kenegerian Taluk Ancam Tidak Akan Ikut Musrenbang Tahun Depan

Jika Tidak Diperhatikan Oleh Pemkab Kuansing, Masyarakat Kenegerian Taluk Ancam Tidak Akan Ikut Musrenbang Tahun Depan

Rabu, 21 November 2018 | 23:15
RiauGreen.com
Poto penyampaian aspirasi masyarakat kenegerian Taluk
TELUKKUANTAN, RIAUGREEN.COM - Masyarakat Kenegerian Taluk meminta Pemerintahan Kabupaten Kuantan Singingi menaruh perhatian lebih kepada tujuh desa ditiga kelurahan yang ada di Kenegerian Telukkuantan. Pasalnya, kenegerian ini merupakan "wajahnya" Kabupaten Kuantan Singingi.

"Sekarang apa yang baru didapatkan oleh tujuh desa ditiga kelurahan ini," kata Ketua Panitia Mubes Kenegerian Taluk, Emil Harda saat menyampaikan aspirasi ke DPRD Kuansing tadi siang, Rabu (20/11/18).

Kata Emil, kondisi pembangunan yang ada sekarang ini saat bertolak belakang dengan citra pariwisata yang didapatkan oleh Pemkab Kuansing. Dimana, pacujalur merupakan pariwisata terfavorit se Indonesia. 

"Tapi tengok jalan di Desa Seberang Taluk berlobang-lobang. Tebing sungai semak-semak. Apakah yang seperti ini dikatakan terfavorit itu. Nah yang seperti inilah salahsatu aspirasi yang kami sampaikan itu," ujar Emil dihadapan Ketua DPRD, Andi Putra.

Dalam penyampaian aspirasi tadi siang, Emil juga mempertanyakan tentang pembangunan selama ini. "Kemana saja kue pembangunan itu selama ini," tanya Emil.

Emil mengaku capek karena sudah terlalu sering memberitahukan kepada bupati, namun tidak pernah ada realisasinya. "Inikan percuma, mungkin DPRD nanti bisa memperjuangkan aspirasi kami ini  kepada Bupati Kuansing," harap Emil.

Sejatinya dalam hearing dengar pendapat terkait aspirasi masyarakat adat Kenegerian Taluk itu, DPRD juga mengundang Bupati dan Wakil Bupati serta Sekda Kuansing untuk hadir dalam acara tersebut. Namun dengan alasan tertentu sehingga Bupati dan Wakil Bupati serta Sekda tidak terlihat hadir. 

Acara dengar pendapat dan penyampaian aspirasi itu hanya dihadiri oleh Ketua DPRD bersama 13 orang anggota DPRD lainya serta puluhan perwakilan tokoh adat masyarakat Kenegerian Taluk. Sementara dari pihak eksekutif dihadiri oleh Asisten II, Muhjelan dan Asisten III, Agusmandar. 

Ketua DPRD Kuansing, Andi Putra mengaku jika pihaknya akan menjadwalkan kembali pemanggilan bupati dan Wakil Bupati Kuansing guna untuk menyampaikan aspirasi yang disampaikan oleh datuk-datuk dari kenegerian Taluk tersebut. (hendri)


Loading...
BERITA LAINNYA
Janji Wabup Kuansing Diabaikan Bappeda
Kamis, 13 Desember 2018 | 10:20
Staf Ahli Bupati Kuansing, Eriswan Meninggal Dunia
Senin, 10 Desember 2018 | 14:04
BERIKAN KOMENTAR
Top