• Home
  • Kuansing
  • Walaupun Sudah Uzur, Jalur Ini Masih Tetap Eksis Digelanggang

Walaupun Sudah Uzur, Jalur Ini Masih Tetap Eksis Digelanggang

Sabtu, 11 Agustus 2018 | 14:46
Hendrianto
Poto Jalur Rajo Duyung yang dibuat tahun 1989 lalu. Jalur ini masih eksis hingga saat ini.
TELUKKUANTAN, RIAUGREEN.COM - Tak terbilang muda, jalur asal Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi ini sudah berumur 29 tahun namun masih tetap eksis digelanggang. 

Sorak sorai penonton begitu lantang terdengar. Disaat Jalur Rajo Duyung asal Desa Gunung tengah berpacu melawan Jalur Singa Ngarai digelanggang Tepian Datuk Bandaro Lelo Budi, Kari, Kamis (9/8/18) lalu. Kendatipun kalah tanding dari rivalnya, namun penonton berdecak kagum dengan kehadiran Jalur Rajo Duyung ini.

Pasalnya, jalur yang terbuat dari Kayu Kuyung ini masih terlihat elok. Padahal sudah uzur. Menurut warga setempat, Fhedy Bento kepada RiauGreen.com melalui pesan singkat menjelaskan, Jalur Rajo Duyung ini dibuat pada tahun 1989. Atau telah menjelajahi gelanggang selama 29 tahun lamanya.

Kendatipun sudah tua, namun kondisi jalur itu masih layak dipacukan. "Kondisi jalur sangat bagus. Masih bisa bertahan untuk beberapa tahun kedepan," ucap Fhedy.

Dengan kondisi yang apik ini, sehingga Jalur Rajo Duyung merupakan satu satunya jalur tertua di Kuansing saat ini yang masih eksis digelanggang. Rata-rata jalur yang berpacu dibeberapa gelanggang paling lama berumur enam sampai 10 tahun. Itu pun jarang.

Menurut informasi yang dirangkum RiauGreen.com, Jalur Rajo Duyung ini pada masa kejayaannya pernah mendapatkan juara pertama sebanyak dua kali di gelanggang, Lubuk Terentang.

Loading...
Jalur gaek ini, juga pernah meraih juara 8 pada even pacujalur tradisional di Tepian Narosa Telukkuantan beberapa puluh tahun lalu. (hendri)

BERITA LAINNYA
APBD Kuansing Baru Terserap Rp876 Miliar Lebih
Selasa, 16 Oktober 2018 | 14:28
AKBP Fibri Karpiananto Pindah Tugas ke Mabes Polri
Selasa, 16 Oktober 2018 | 13:03
BERIKAN KOMENTAR
Top