• Home
  • Kuansing
  • Guru di Kuansing Dikenakan 'Uang Terimakasih' Setiap Penerimaan Tunjangan Khusus

Guru di Kuansing Dikenakan 'Uang Terimakasih' Setiap Penerimaan Tunjangan Khusus

Kamis, 09 Agustus 2018 | 13:47
Ilustrasi.
TELUKKUANTAN, RIAUGREEN.COM - Tunjangan Khusus merupakan uang tambahan bagi guru yang mengajar didaerah terpencil. Besarnya uang tunjngan khusus itu sama besarnya dengan gaji pokok yang diterima oleh guru tersebut.

Untuk Kabupaten Kuantan Singingi, ada beberapa kecamatan yang berhak menerima tunjangan ini. Salahsatu diantaranya, Kecamatan Hulu Kuantan. Di Kecamatan Hulu Kuantan ada lima buah Sekolah Dasar yang gurunya menerima tunjangan ini. Sekolah tersebut yakni, SD Negeri Desa Sei Kelelawar. SD Negeri Desa Koto Kombu, SD Negeri Desa Serosa.  SD Negeri Desa Mudik Ulo dan SD Negeri Desa Tanjung.

Disatu sekolah itu tidak semua guru berhak mendapatkannya. Tergantung data hasil verifikasi yang diusulkan oleh Dinas Pendidikan. Tunjangan khusus ini diterima oleh guru tiga bulan sekali. 

Setiap menerima uang tunjangan khusus ini, para guru dikenakan "uang terimakasih" sebesar Rp400 ribu perorang. Uang ini diserahkan kepada oknum UPTD yang sekarang bernama Korwil dikecamatan tersebut.

Menurut salah seorang Kepala Sekolah yang berhasil diwawancarai RiauGreen.com, Rabu (8/8/18) kemarin membenarkan adanya uang terimakasih itu. "Memang benar. Pemotongan itu sudah merupakan kesepakatan para Kepala Sekolah," ujar Kepala Sekolah yang tak mau namanya ditulis.

Kata dia, pemotongan uang sebesar Rp400 ribu perorang itu merupakan uang terimakasih mereka kepada pihak korwil yang telah bersusah payah bekerja dan  membuat laporan. 

"Itu murni kesepakatan kami. Ya! hitung -hitung membantu pihak Korwil lah," terangnya.

Kasus yang berbeda juga ditemukan di Kecamatan Kuantan Tengah. Dimana, uang sertifikasi guru juga dipotong sebesar Rp50 ribu perorang setiap kali penerimaan tunjangan. Menurut salah seorang guru saat berbincang dengan RiauGreen.com via telepon menyebutkan, pemotongan tersebut juga merupakan uang terimakasih.

"Katanya untuk pegawai diatas itu. Kami pun tak tau peruntukannya untuk siapa," ujar guru yang tak mau namanya dipublikasikan ini menjelaskan.

Dia menambahkan, pemotongan itu sudah berlangsung sejak lama. "Ya setiap penerimaan, kami berikan Rp50 ribu," tutupnya.

Kadisdik Terkejut

Terkait adanya uang terimakasih ini, Kadis Pendidikan Kuansing, Jupirman saat dikonfirmasi via telepon menegaskan apapun jenis tunjangan yang diterima oleh guru di Kuansing tidak dibenarkan adanya pemotongan maupun uang terimakasih. 

"Sejak awal kami sudah peringatkan, tidak ada pungutan apapun. Baik berupa pemotongan maupun uang terimakasih," tutup Jupirman. (hendri)
Loading...

BERITA LAINNYA
Tujuh Buah Jalur Besok Berebut Jawara
Sabtu, 04 Agustus 2018 | 00:27
BERIKAN KOMENTAR
Top