• Home
  • Kuansing
  • Sempat Setahun Dijegal, Radio Kuansing Akan Kembali Mengudara

Sempat Setahun Dijegal, Radio Kuansing Akan Kembali Mengudara

Sabtu, 28 Juli 2018 | 13:12
Hendrianto
Poto Kantor RPD Kuansing.

TELUKKUANTAN, RIAUGREEN.COM - Setahun yang lalu, tepatnya saat pelaksanaan event pacujalur di Tepian Narosa Telukkuantan, Radio milik Pemerintahan Daerah Kabupaten Kuansing (RPD) menuai hujatan keras dari masyarakat. Siaran berkonten porno tiba tiba terdengar disela sela liputan acara pacujalur tahun lalu. 

Siaran itu menyelinap begitu saja, hingga detik ini kasus tersebut belum juga terungkap siapa dalangnya. Berawal dari kejadian itu, salahsatu organisasi masyarakat melaporkan RPD kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di Pekanbaru. Laporan itu ditanggapi, namun dalang siaran berkonten porno itu belum juga terungkap. 

Beragam spekulasi mulai bermunculan. Ada yang menyebutkan RPD mengalami kebocoran siaran, namun tak sedikit juga yang menuding ada oknum yang sedang membuka situs porno saat siaran berlangsung, lalu suara orang yang terdengar lagi berhubungan badan itu tertangkap siaran. 

Berawal dari kasus ini pula, KPI lalu mengadakan investigasi. Sebuah temuan yang cukup mengejutkan, ternyata selama ini, RPD yang menjadi kebanggan masyarakat Kuansing itu belum memiliki ijin siaran. Bahkan payung hukum pendirian RPD selama kabupaten ini berdiri nyaris tidak ada sama sekali.

Terjegal legalitas, KPI meminta Pemeritahan Kabupaten Kuansing melalui Dinas Kominfo untuk menghentikan siaran terlebih dahulu hingga semua legalitas dan payung hukum terpenuhi. Sejak itu pula hingga kini RPD Kuansing berhenti mengudara.

Atas saran dari KPI itu, kini Pemkab Kuansing telah merampungkan Perda tentang radio ini sebagai payung hukum untuk melaksanakan siaran. Rencananya, RPD juga akan berganti nama menjadi Kuansing FM. 

Radio milik Pemda ini akan dapat dirasakan oleh masyarakat Kuansing dengan segmen yang berbeda. Di samping hiburan, radio ini juga akan menyajikan informasi yang aktual terutama selama perhelatan Pacu Jalur Nasional mendatang.

Tim Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Lembaga Penyiaran Publik Lokal Kuansing FM (LPPL) DPRD Kabupaten Kuansing sudah melakukan uji petik jangkauan radio di Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), Kamis (26/7/2018) lalu. 

Turun langsung dalam uji petik ini, Ketua Tim Pansus II, Fitri Fita didampingi anggota, Masran Ali, dan beberapa anggota lainnya, dengan didampingi oleh Kabid Informatika, Suryawan, Kasi Penyiaran, Hamsirman dan Kasi Hubungan Media, Raiyan Syafaat.

Kasubbag Umum Kecamatan LTD, Jon Ade Kenedi mengatakan, untuk jangkauan siaran, Kuansing FM sudah bisa menjangkau seluruh desa di Kecamatan LTD.

Sementara Kabid Informatika, Suryawan berharap ke depannya bisa merekrut sumber daya manusia (SDM) yang berhubungan dengan operasional Radio Kuansing FM. "Mudah-mudahan dengan adanya regulasi yang kuat, mungkin ke depan radio bisa kita tata lebih baik dan profesional," ujarnya. (hendri)

Loading...

Loading...
BERITA LAINNYA
Staf Ahli Bupati Kuansing, Eriswan Meninggal Dunia
Senin, 10 Desember 2018 | 14:04
BERIKAN KOMENTAR
Top