• Home
  • Kuansing
  • Wabup Kuansing Sarankan Lantai Jembatan Gantung Sawah Diganti

Wabup Kuansing Sarankan Lantai Jembatan Gantung Sawah Diganti

Jumat, 20 Juli 2018 | 15:30
Poto Wabup Halim saat meninjau kondisi jembatan gantung.
TELUKKUANTAN, RIAUGREEN.COM- Jembatan gantung penyeberangan di Desa Sawah ke Desa Seberang Taluk kondisinya kini memprihatinkan. Jika tidak cepat diperbaiki, dikhawatirkan jembatan tersebut akan memakan korban.

Kondisi yang cukup parah terlihat pada bagian lantai. Jembatan yang terbuat dari lantai kayu itu nyaris lapuk secara keseluruhan. Atas kondisi tersebut, Wakil Bupati Kuansing, H Halim menyarankan agar segera diperbaiki. "Diganti saja lantainya dengan plat besi. Supaya bisa tahan lama," ujar Wabup Halim saat meninjau kondisi jembatan beberapa hari lalu.

Buruknya kondisi jembatan saat ini, Ketua DPC PDIP Kuansing itu mengaku banyak mendapatkan pengaduan dari warga. Intinya dari pengaduan itu meminta agar pemerintah cepat tanggap. Sebab, jika dibiarkan, akan menjadi musibah dikemudian hari. Apalagi dalam waktu dekat ini akan digelar helat besar tradisi pacujalur. Jembatan ini akan menjadi kebutuhan pokok warga.

"Ini harus cepat diatasi. Ndak boleh berlama lama. Jangan sampai tunggu ada korban dulu baru diperbaiki," tegas Wabup Halim.

Sementara itu, Kasi Pengembangan Bidang Jalan dan Jembatan, Yulhendri saat dikonformasi wartawan mengakui jika kondisi jembatan itu cukup memprihatinkan dan memerlukan perbaikan. 

Kata dia, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengganti lantai jembatan gantung itu dengan besi plat agar tahan lama.
"Akan kita ganti dengan besi plat melalui dana swakelola, karena ini sipat penting," tutup Yulhendri. 

Sebelumnya, salah seorang warga Kuansing, Saifullah Aprianto dalam akun facebooknya menulis surat terbuka untuk Bupati dan Wakil Bupati Kuansing terkait kondsi jembatan gantung Desa Sawah. 

Dalam kicauannya, pria yang akrab disapa Yan Tembak ini memohon kepada pemerintah Kuansing agar menjelang Pacujalur di Tepian Narosa lantai jembatan gantung itu hendaknya segera diganti.  Karna kalau dibiarkan akan menimbulkan korban. 

Dalam kicauan itu, Yan Tembak juga menyebutkan, apa bila terjadi korban,  "Bupati dan Wakil Bupati atas nama pemerintah daerah bisa dituntut karna pembiaran," tutup Yan. (hendri)

BERITA LAINNYA
Tujuh Buah Jalur Besok Berebut Jawara
Sabtu, 04 Agustus 2018 | 00:27
BERIKAN KOMENTAR
Top