• Home
  • Kuansing
  • Meskipun Ada Isu Penyelewengan Keuangan, Ternyata Pemkab Kuansing Kembali Meraih WTP

Meskipun Ada Isu Penyelewengan Keuangan, Ternyata Pemkab Kuansing Kembali Meraih WTP

Jumat, 06 Juli 2018 | 14:12
Foto menerima WTP
TELUKKUANTAN, RIAUGREEN.COM - Meskipun ada isu dugaan penyelewengan penggunaan keuangan daerah tahun 2017 lalu, namun Pemerintah  Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kembali mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2017. 

Penyerahan LHP atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Kuansing Tahun Anggaran 2017 dilakukan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Riau, Harry Purwaka SE. Penyerahannya dilakukan diruang Kepala Perwakilan BPK Provinsi Riau, Jumat (6/7/18) di Pekanbaru. 

Dengan demikian sudah tujuh kali Pemkab Kuansing meraih predikat WTP dari BPK RI atas laporan hasil pemeriksaan keuangan daerah. Sebelum menyerahkan laporan keuangan kepada Pemkab Kuansing Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi, Harry Purwaka dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap laporan keuangan bertujuan untuk memberikan opini tentang kewajaran penyajian laporan keuangan.

Pemeriksaan terhadap laporan keuangan sebut Harry Purwaka bertujuan untuk memberikan opini tentang kewajaran penyajian laporan keuangan. Opini juga merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2017 berpedoman kepada azas kepatuhan terhadap perundang-undangan, efektivitas sistem pengendalian internal, dan penerapan standar akuntansi pemerintah serta pengungkapan (disclosure) yang memadai.

Kemudian sebut Harry Purwaka BPK mengharapkan hasil pemeriksaan ini dapat memenuhi harapan seluruh pemilik kepentingan (stakeholders) demi terciptanya akuantabilitas dan transparansi keuangan daerah yang lebih baik. 

"Saya memberikan selamat kepada jajaran Pemkab Kuansing atas raihan WTP ini. Dengan demikian sudah 7 kali Kuansing meraih WTP," katanya memberi apresiasi.

Lebih lanjut disampaikan Harry Purwaka sesuai dengan pasal 20 UU Nomor 15 tahun 2004 tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggangjawab kepada BPK tentang tindaklanjut atas rekomendasi dalam LHP jawaban atau penjelasan sebagaimana dimaksud disampaikan kepada  BPK selambat-lambatnya 60 hari setelah LHP diterima.

Bupati Kuansing Drs. H. Mursini, M.Si dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada BPK RI Provinsi Riau yang selama dalam melakukan pemeriksaan telah banyak memberikan bimbingan dan arahan sehingga kembali tercapainya oleh Pemkab Kuansing predikat WTP atas laporan hasil periksaan keuangan tahun anggaran 2017.

"Ini merupakan predikat WTP ke 7 yang berhasil diraih oleh Pemkab Kuansing. Capaian ini tentunya atas usaha dan kerja keras kita semua jajaran pemkab kuansing sehingga juga menjadi cambuk bagi kami untuk lebih meningkatkan lagi atas penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik, profesional dan akuantabel," ujar bupati Mursini seraya menyampaikan terimakasih atas segala rekomendasi dan tindak lanjut yang diberikan BPK segera akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang ada.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Kuansing Andi Putra SH, yang menyampaikan segala arahan, saran dan tindaklanjut atas atas hasil pemeriksaan oleh BPK tersebut segera akan diperbaiki sesuai ketentuan yang ada agar penyelenggaraan pemerintahan Kuansing kedepannya menjadi lebih baik lagi.

Turut hadir saat menerima LHP keuangan TA 2017 dari BPK RI tersebut Wabup H.Halim, Sekda DR.Dianto Mampanini, SE, Asisten I Muhjelan Arwan, Asisten III DR.Agus Mandar, Inspektur Hernalis,  Kepala BPKAD Hendra AP dan Kabag Humas dan Protokoler Drs.Muradi. (hendri)

BERITA LAINNYA
Wabup Halim: PSHT Adalah Aset Bagi Kuansing
Jumat, 21 September 2018 | 14:28
Pansus DPRD Kuansing Sambangi Depdagri
Kamis, 20 September 2018 | 14:39
BERIKAN KOMENTAR
Top