• Home
  • Kampar
  • Dekranasda Kampar Tinjau Rumah Batik Srikandi Sibuak Tapung.

Dekranasda Kampar Tinjau Rumah Batik Srikandi Sibuak Tapung.

Rabu, 09 Oktober 2019 | 15:49
dsk
SIBUAK, RIAUGREEN.COM - Salah satu bentuk implementasi dari pameran Batik Tingkat Nasional di Pekalongan beberapa waktu lalu, Pemkab Kampar memandang pembinaan di lini terdepan yakni pembinaan terhadap pengrajin Batik.

Pemkab Kampar terus akan melakukan dorongan, pembinaan dan bantuan teknis terhadap pengrajin yang ada di Kabupaten Kampar, karena ini merupakan aset daerah yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemkab Kampar Siap memberikan dorongan maupun dalam bentuk pembinaan dan bantuan teknis.

Demikian disampaikan oleh Ketua Dekranasda Kampar Hj. Muslimawati Catur saat melakukan kunjungan ke Rumah Batik Srikandi di Desa Sibuak Kecamatan Tapung pada hari Selasa, 08/10.

Kunjungan Ketua Dekranasda Kampar ini didampingi oleh Ketua Harian Dekranasda Kampar Ali Sabri, Wakil Ketua Dekranasda Juli Mastuti dan anggota Dekranasda Kampar, Muizin Firmansyah Kepala Desa Sibuak Kecamatan Tapung.

Dikatakan Muslimawati Catur kita berharap kepada pengrajin agar selalu memberikan inovasi dan kreasi sehingga hasi produksi lebih bervariatif, corak atau bentuknya dapat di sesuaikan dengan khas Kampar seperti serat Nenas, sawit, dan motif ikan" Pinta Muslimawati.

"Setiap desa setidaknya punya rumah batik yang ada jika perlu ada di setiap kecamatan, sehingga ada produk setiap daerah yang menjadi produk Kabupaten" Tambahnya lagi.

Begitu juga terhadap produk yang dihasilkan kita berharap penjualan rumah batik Srikandi ini dapat bersaing dengan rumah rumah batik lainya supaya bisa mendapatkan penghasilan tambahan bagi keluarga nya masing masing.

Saya merasa senang apabila setiap desa yang ada d kabupaten kampar ini bisa membuat atau menambah penghasilan keluarga dengan membatik ini, sekaligus dapat menjadi usaha masyarakat yang dapat meningkatkan kesejahteraan" pintanya lagi.

Sementara itu Ali Sabri selaku Ketua Harian Dekranasda Kampar menyatakan kelompok pembinaan desa ini tetap di tampung oleh Dekranasda Kabupaten Kampar,
Penghasilan desa ini menghasilkan 1 mingu dapat 5 pasang potang kain, tentunya kita berharap dapat meningkatkan produksi,

Rumah batik Srikandi ini merupakan Home industri tentunya akan menambah penghasilan sendiri, sekaligus menjadi kebanggaan bagi desa Sibuak Kecamatan Tapung" Tutup Ali Sabri (dsk)

Loading...
BERITA LAINNYA
Ketua PKK Kampar Kagum dan dapat Jadikan Contoh
Selasa, 15 Oktober 2019 | 11:38
Yusri : Candi Muara Takus Sebagai Warisan Budaya
Sabtu, 12 Oktober 2019 | 10:12
BERIKAN KOMENTAR
Top