Perpustakaan Berbasi Inklusi Sosial

Jumat, 09 Agustus 2019 | 09:22
dsk
BANGKINANG, RIAUGREEN.COM - Minat dan keinginan baca dari setiap insan manusia dari hari kehari alhamdulillah semakin bertambah dengan itu pemerintah kabupaten Kampar akan selalu berusaha mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dalam segala hal, karna semakin banyak kita membaca akan semakin banyak informasi yang akan kita ketahui yang akan kita dapatkan begitu yang disampaikan Plh bupati Kampar Yusri M.Si yang di wakili staf ahli bidang Pemerintahan dan politik Nurhasani saat acara penyambutannya pada acara Traspormasi Perpustakaan berbasis inklusi sosial yang di adakan oleh Dinas perpustakaan dan arsip di ruang lantai III kantor Bupati Kampar kamis 8/8/2019.

Sesuai undang undang nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan dan peraturan daerah nomot 18 tahun 2016 tentang organisasi perangkat daerah dimana perpustakaan ditetapkan sebagai urusan non pelayanan dasar untuk menyediakan layanan yang sesuai dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi serta kebutuhan mayarakat" Kata Nurhasani.

Untuk itu prmerintah kabupaten kampar akan berusaha memberikan bantuan yang Berbentuk berupa beberapa Komputer dan buku bacaan yang telah menyerahkan nya kepada beberapa desa yang sudah memenuhi syarat menerimanya.

Tak lupa pada kesempatan nya Akhyar Nur SE .M.si kabid pengembangan dan pembinaan perpustakan dinas perpustakaan dan kearsipan kabupaten kampar mengatakan" Kedepan kita minta komitmen kepala desa untuk segera menyediakan tempat atau gedung perpustakan di desa masing masing, Karna selama ini pemerintah tidak pernah luput menyediakan dan dukungan stekholdernya" Kata Akhyar.

Untuk gedung itu sendiri tidak perlu mewah tidak perlu luas yang terpenting semua orang yang minat baca itu nyaman di dalamnya, Utamakan Layanan publik, Tata sebaik mungkin agar minat baca anak anak maupun mahasiswa semakin bertambah.

Jadilah pejuang traspormasi perpustakaan agar kedepan generasi kita bisa menikmati kesejahteraan, Kita bangun lagi perpustakan daerah tanpa adanya pengeculaian minta baca dari setiab pembaca baik itu anak anak, Suku maupun ras karna tanpa kita sadari peningkatan sumber daya manusia akan semakin bertambah jika minta baca itu kita sadari. tambah Niklah Dina Nomida atau yang bisa di sapa Mbak Dina yang pada acara ini sebagai Konsultan Konsulnas" Katanya lagi.

Untuk diketahui Program ini pertama kali dibuka pada Oktober 2018 dan di kabupatan kampar sendiri sudah ada 6 desa yang sudah bisa di rekomendasiakan kepada minat baca di kabupeten kampar, dan juga bertujuan memperkuat peran perpustakaan umum dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia melalui peningkatan kreatifitas masyarakat dan mengurangi kemiskinan juga akses informasi yang akurat.

Hadir juga pada acara ini kepala desa dan beberapa kepala perusahaan yang ada di Kabupeten Kampar. (dsk)

Loading...
BERITA LAINNYA
Plh Bupati Kukuhkan Paskibraka Kampar Tahun 2019
Jumat, 16 Agustus 2019 | 19:03
LPTQ dan Kamenag Terus Matangkan Persiapan
Senin, 12 Agustus 2019 | 20:23
Perpustakaan Berbasi Inklusi Sosial
Jumat, 09 Agustus 2019 | 09:22
BERIKAN KOMENTAR
Top