• Home
  • Kampar
  • Sedang Main Billiards, Pria Paruh Baya Tewas Dikeroyok

Sedang Main Billiards, Pria Paruh Baya Tewas Dikeroyok

Jumat, 24 Agustus 2018 | 17:47
KAMPAR, RIAUGREEN.COM - Seorang pria paru baya Marga Laoli warga Desa Kualu,  Kecamatan Tambang ditemukan tewas usai di kroyok sejumlah pemuda saat main Billiards. 

Kejadian ini terjadi di Dusun V,  Desa Kuala, Kecamatan Tambang,  Jumat (24/8) sekira pukul 01.30 wib. Korban di temukan oleh rekannya (saksi - saksi)  Agustinus,  Riyus dan Arjun sudah tergetak bersimbah darah. 

Peristiwa ini menurut rekannya Agustinus sebelumnya korban beserta saksi lainnya Riyus dan Arjun sedang bermain  Bilyard  yang ada di Desa  Kualu  Kecamatan Tambang. 

Selanjutnya Agustinus juga mengatakan pada saat itu sedang bermain Bilyard terjadi pertengkaran mulut dengan beberapa orang pemuda yang akhirnya saksi-saksi dan korban melarikan diri karena dikejar oleh beberapa orang pemuda. 

Pada saat  saksi-saksi melarikan diri yang mana saksi-saksi lainya terpisah dengan korban, kemudian saksi pergi mencari korban dan menemukan korban yang sudah tergeletak dipinggir jalan sekira pukul 01.30 WIB di pinggir jalan tepat nya di jalan suka Karya Ujung Desa Kualu Kecamatan Tambang dengan kondisi luka robek di bagian kepala, lengan kanan dan betis sebelah kanan mengalami luka robek. 

Kemudian saksi membawa korban ke klinik bunda Medika desa Kualu kec Tambang namun tidak lama kemudian korban meninggal dunia di klinik tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH melalui Kapolsek Tambang AKP Handono Sujaryanto S.Sos, "Saat ini korban telah dibawa ke RS Bhayangkara  guna dilakukan VER," jelasnya. 

Loading...
Kemungkinan penganiayaan berat yang diduga dilakukan oleh sekelompok Pemuda dikarenakan sebelumnya terjadi Pertengkaran mulut antara korban dan sekelompok Pemuda yang berujung dengan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. 

"Dilihat dari luka yang dialami korban kuat dugaan terkena benda tajam dan tumpul yang mengenai korban, sedangkan pelaku masih dalam penyelidikan dan kini dalam pemeriksaan saksi-saksi," tandasnya. (hum) 

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top