• Home
  • Kampar
  • Dekranasda Kampar Belajar Seni membantik di Rumah Batik Andalan

Dekranasda Kampar Belajar Seni membantik di Rumah Batik Andalan

Selasa, 27 Februari 2018 | 11:25
KAMPAR, RIAUGREEN.COM - Dewan Kesenian Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kampar berkesempatan untuk mengenal dan belajar seni membantik di Rumah Batik Andalan (RBA), Senin, 26 Februari 2018.

RBA merupakan binaan Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang berhasil mengembangkan motif batik khas Pelalawan dan mendapatkan hak paten, salah satunya motif batik bono.

Kabupaten Kampar salah daerah yang kaya akan sumber daya baik bahan baku maupun sumber daya manusia, oleh sebab itu pembinaan dan penyatuan visi untuk pengembangan batik Kampar tergantung dari kemaun dan iktikad kita lagi.

"Kita sangat bangga sekali mendapat ilmu dari pembatik Pelalawan ini, namn kita sayangkan bahwa di kampar banyak hal yang dapat kita lakukan terutama produksi batik, tinggal bagaimnan kita mengolah bahan yang melimpah maupun tenaga kerja, dan ini kita jadikan sebagi motivasi untuk kampar yang lebih maju," Kata Nuraini Azis Ketua Dekransda Kabupaten Kampar.

Pada kunjungan kali ini Ketua Dekranasda Kampar didampingi oleh Ketua Harian Dekransad Kampar Heri Afrizon, Sekretaris Dekranasda Kampar Lasvita, Bendahara Dekranasda Kampar Siti Maisyaroh, Ir Hj. Nurhasani  dan Rombongan yang mengikuti kegiatan kunjungan kerja ini.

"Kami ingin belajar dan melihat bagaimana CD RAPP mengelola dan mengembangkan batik Pelalawan. Karena ingin mengembangkan batik di wilayah kami," ujar Nur'aini, Senin 26 Februari 2018 di Rumah Batik Andalan di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT),Townsite II, Pangkalan Kerinci.
Saat berkunjung ke Rumah Batik Andalan, Nur'aini tampak antusias melihat proses pembuatan batik. Ia melihat satu persatu proses pengerjaan batik dari mencating hingga mewarnai. Kemudian ia juga sempat berbincang-bincang dengan pembatik yang sedang bekerja di sana.

"Saya juga salut kepada CD RAPP karena telah mengajak ibu-ibu di sekitar operasional untuk menjadi pembatik sehingga meningkatkan perekonomian mereka," ucap Nur'aini.

Pada Kunjungan tersebut Rombingan Dekranasda Kampar di sambut langsung oleh Azrina Rudi Fajar yang  mengatakan program binaan batik andalan merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi daerah Pelalawan, dan dengan kunjungan ini dapat memberikan dan peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Kampar.

Selanjutnya Ketua Dekransda Kampar berkesempatan menyerahkan cenderamata Kampar kepada Ibu Azrina Rudi Fajar dan Pembina Batik Bono pelawan, begitu juga sebaliknya Ketua Dekrnasda Kampar menerima Cenderamata berupa Batik Khas Pelalawan . (Disk/sinaga)

BERITA LAINNYA
Bupati Kampar Tarawih Perdana di Kuapan
Kamis, 17 Mei 2018 | 12:04
BERIKAN KOMENTAR
Top