• Home
  • Inhu
  • Dua Pasien Positif Covid-19 di Inhu Sudah Sembuh, 1 Masih di Rawat

Dua Pasien Positif Covid-19 di Inhu Sudah Sembuh, 1 Masih di Rawat

Jumat, 29 Mei 2020 | 19:44
INHU, RIAUGREEN.COM - Melalui juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau menyampaikan, saat hari ini Selasa 27 Mei 2020 bawah dua pasien covid-19 sudah sembuh dan 1 pasien covid-19 masih dalam perawatan. katanya.

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Inhu, Jawalter S. mPd," Berdasarkan update data terakhir yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu tanggal 26 Mei 2020,

Terdapat bahwa ODP kumulatif dari tanggal 22 Maret s/d 26 Mei 2020 sebanyak 430 orang, yang mana ODP dalam pemantauan 6 orang (1,4%), dan ODP selesai pemantauan 424 orang (98,6%).

Sementara untuk ODP yang di periksa rapid sebanyak 424 orang dengan Hasil rapid Negatif 422 orang, dan Positif (Reaktif) 2 orang, sedangkan untuk OTG sebanyak 168 orang, dimana OTG Dalam Proses Pemantauan 44 orang, dan OTG Selesai Pemantauan 124 orang


Dua (2) Pasien Positif Covid-19 di Inhu Sudah Sembuh, 1 Masih di Rawat
Kadisdinkes Inhu: Hasil Swab 50 Santri Cluster Magetan di Inhu Negatif Covid-19
Sedangkan untuk Kumulatif Pelaku Perjalanan (PP) dari tanggal 28 Maret s/d 26 Mei 2020 sebanyak 4.987 orang, dengan rincian PP dalam pemantauan 596 orang, dan PP selesai pemantauan 4.391 orang.

Sedangkan untuk Total PDP 16 orang, dimana PDP masih di rawat 0, dan PDP sehat dan pulang 16 orang.

Oleh karena itu untuk kasus Positif Covid-19 (Konfirmas) di Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 3 orang, dimana Masih dirawat 1 orang, Sehat dan diperbolehkan Pulang 2 orang.

Pedoman Bagi Ibu Hamil Selama Pandemi Covid 19:

1. Buat janji dengan Dokter agar tidak menunggu lama. Selama perjalanan ke fasyankes tetap melakukan pencegahan penularan Covid 19 secara umum.

2. Pengisian stiker P4K dipandu Bidan/ Perawat / Dokter melalui media komunikasi

3. Pelajari buku KIA dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

4. Memeriksa sendiri dirinya, segera ke fasyankes jika ada risiko atau tanda bahaya (baca buku KIA)

5. Pastikan gerak janin diawali usia kehamilan 20 Minggu dan setelah usia kehamilan 28 Minggu, hitung gerakan janin (minimal  10 gerakan per 2 jam)

6. Tunda Kelas Ibu Hamil.

Demikian siaran pers untuk hari ini, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih."tuturnya. (Buds)


Loading...
BERITA LAINNYA
17 PDP di lnhu Dinyatakan Sembuh
Jumat, 05 Juni 2020 | 21:23
Pasien Positif Corona di lnhu Sembuh
Rabu, 03 Juni 2020 | 09:50
BERIKAN KOMENTAR
Top