• Home
  • Inhu
  • Panwaslu Inhu: Partisipatif Masyarakat Sukseskan Pemilu Sangat Diperlukan

Panwaslu Inhu: Partisipatif Masyarakat Sukseskan Pemilu Sangat Diperlukan

Kamis, 10 Mei 2018 | 22:56
INHU, RIAUGREEN.COM - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Inhu melaksanakan sosialisasi pengembangan pengawasan Pemilu bagi organisasi keagamaan,  masyarakat,  kepemudaan se Inhu. 

Kegiatan dilaksanakan di Wisma Ferdi Pematang Reba, Selasa (8/5).
Oleh Karena Panwas ruang gerak dan anggotanya terbatas maka Pengawasan Pemilu Partisipatif sesuai amanat UU 7 tahun 2017, untuk itu Bersama rakyat awasi penyelenggaraan Pemilu.

"Jika Ada penyelenggara dan pengawas yang ikut bermain, maka perlu pengawasan partisipatif dari masyarakat dan media," tegas Ketua Panwaslu Inhu,  Akhmad Khairudin. 

Hal ini dilaksanakan sebagai upaya mengajak keterlibatan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu untuk terlibat dalam rangka pengawasan jalannya proses Pemilihan Umum (Pemilu) dan upaya mendongkrak partisipasi dalam rangka pengawasan Pemilu, ujar Ketua Panwaslu inhu di hari yang sama.

Dalam himbaunya Ramadhan bisa jadi ladang kampanye yang bisa berimbas pada money politik diantaranya bagi bagi paket Ramadhan, sumbangan mesjid dan lainnya.

LAgar tidak ada, Maka Panwaslu akan melaksanakan pengawasan secara maksimal, Pencalonan bisa dibatalkan jika terbukti melakukan money politik," jelasnya. 

Untuk itu, dikatakannya, peran dari semua elemen masyarakat sangat diharapkan dalam rangka pengawasan jalannya proses pemilu, Termasuk pemilu yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

"Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, pada dalam waktu dekat /bulan juni 2018 ini, dengan harapan proses demokrasi yang akan dilaksanakan berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi, agar pemilu semakin berkualitas," Kata Akhmad.
 
Selain itu, sosialisasi ini juga sebagai tindakan pencegahan dari terjadinya pelanggaran-pelanggaran Pemilu di Kabupaten Inhu, sehingga Pemilu dapat dilaksanakan secara aman tertib lancar, damai. 

Panwaslu Kabupaten Inhu kemudian mengajak seluruh elemen masyarakat terlibat dengan harapan, pelanggaran pemilu semakin berkurang.

"Sosialisasi bertujuan mengakomodir peran serta masyarakat luas dalam mengawasi penyelenggaraan pemilu. Selain dengan membentuk berbagai regulasi terkait pengawasan pemilu, diharapkan pelanggaran pemilu semakin berkurang karena adanya kesadaran masyarakat dan peserta pemilu untuk tidak melakukan pelanggaran, sebagai suatu esensi dari paradigma pencegahan pelanggaran pemilu," tambahnya.

Seluruh elemen masyarakat agar, selalu bersinergi dengan Panwaslu untuk melakukan pengawasan di setiap tahapan pengawasan pemilu. Oleh karena Pentingnya pengawasan Pemilu partisipatif ini juga dipengaruhi oleh keterbatasan personal serta daya dukung dan kewenangan Panwaslu. 

"Lebih lagi pengawasan partisipatif ini akan menutupi kekurangan Panwaslu dalam mengawasi seluruh aspek dan tahapan pemilihan kedepannya, maka diharapkan kepada seluruh masyarakat agar selalu bersinergi dengan Panwaslu Kabupaten Inhu dengan melakukan pengawasan pada tiap tahapan Pemilu yang akan datang," tegasnya lagi.

Tampak Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan, Ketua tua MUI Inhu H Tengku Wahab,  tokoh agama,  perwakilan Kemenag, pimpinan organisasi kepemudaan dan Panwaslu Kecamatan se kab Inhu.(buds)

Loading...
BERITA LAINNYA
336 Mahasiswa STIE Indragiri Diwisuda
Kamis, 13 Desember 2018 | 12:20
Dua Perampok Emas dan Uang 17 Juta Dibekuk di Jambi
Kamis, 13 Desember 2018 | 12:01
Yopi Serap Aspirasi Masyarakat Lubuk Batu Jaya
Selasa, 04 Desember 2018 | 17:03
Bupati Yopi Terima Penghargaan BPJS Ketenagakerjaan
Jumat, 30 November 2018 | 15:47
BERIKAN KOMENTAR
Top