• Home
  • Inhu
  • Bertahun-tahun Dibangun, Jalan Provinsi Lintas Selatan di Batang Cenaku Inhu Tak Rampung-rampung

Bertahun-tahun Dibangun, Jalan Provinsi Lintas Selatan di Batang Cenaku Inhu Tak Rampung-rampung

Anggota DPRD Suroto akan Sampaikan Pada Gubernur Riau
Senin, 05 Februari 2018 | 23:58
Anggota DPRD Inhu Suroto
INHU, RIAUGREEN.COM - Jalan Lintas Selatan yang berada di wilayah Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu akhir-akhir ini selalu dikeluhkan warga sekitar selaku pengguna jalan di wilayah tersebut.

"Heran, kok sampai saat ini kondisi jalan di kampung kami tak tuntas-tuntasnya dikerjakan, terputus putus, artinya tidak sampai ujung pengerjaanya (tahun-tahun) sebelumnya," ujar salah seorang warga yang enggan dituliskan namanya.

Pada media ini pihaknya menuturkan, akses jalan di kampung desa masih jalan tanah, apabila hari hujan sedikit saja becek, tidak bisa dilewati apalagi hujan deras di musim hujan, sama sekali tak bisa di lalui pak, ucapnya mengeluh.

Ketika ditanya berapa panjangnya jalan itu, Kurang lebih 15-18 Kilo meter dan sangat memprihatinkan sekali kondisinya.

Sewaktu ada pengerjaannya tahun tahun sebelumnya dari pihak perusahaan mana yang mengerjakanya? Kalau itu kurang tahu kami pak, hanya saja jalan lintas selatan ini katanya Jalan Propinsi dan anggarannya, jawabnya.

Sebagaimana yang diketahui bersama, bahwa Jalan provinsi tersebut atau dari pangkal jalan Blok E Seberida sampai ke desa Talang muliya itu sepanjang 50 KM (Kilometer) Kecamatan batang cenaku, dimana sampai sekarang pembangunannya 7 tahun lebih tidak pernah tuntas dikerjakan hingga kini.

Mirisnya lagi, pembangunan jalan provinsi tersebut selama ini terputus-putus.

"Artinya, ada dibangun di Desa Aur Cina, kemudian dibangun sedikit di Desa Puntianai. Itupun pembangunanya menggunakan rigit buka aspal," pungkasnya.

Untuk itu Saat ini, jalan lintas selatan yang belum dibangun mencapai 18 kilometer dan belum tersentuh pembangunan.

"Ngeri kali lah pak,  sebagian kondisi jalan memprihatinkan, terutama saat musim hujan tidak bisa dilintasi/dilalui kendaraan," ucapnya.

Kondisi jalan tersebut menjadi keluhan masyarakat Batang Cenaku yang terdiri dari beberapa desa yang ada, sedangkan jalan tersebut merupakan akses masyarakat dalam mengangkut hasil pertaniannya.

Oleh karena menyikapi hal tersebut, Suroto yang merupakan anggota DPRD Inhu asal daerah pemilihan kecamatan batang cinaku tidak membantah hal itu.

Saat dikonfirmasi di Kantor DPRD Inhu pematang reba, senin (5/2/2018) siang, Ia mengatakan, pengerjaan jalan provinsi lintas selatan yang memang belum selesai dikerjakan, maka perlu dilanjutkan tahun depan. 

"Segera akan kita disampaikan kepada gubernur riau, karena hal itu bersumber dari alokasi APBD Propinsi," ungkapnya.

Sehubungan dengan adanya informasi Gubernur Riau bersama anggota DPRD Riau berencana akan datang ke Desa Grubung Jaya, Kecamatan Batang Cenaku tanggal 7 Februari 2018 dalam rangka untuk silaturahmi dengan masyarakat setempat, sekaligus guna menghadiri acara turnamen volly ball di Desa Kerubung Jaya Kecamatan batang cenaku, 

"Mudah-mudahan bisa disampaikanlah disana," ujar Suroto yang berasal dari dapil II Inhu ini.diruang kantornya. (buds)


Loading...
BERITA LAINNYA
Yopi Serap Aspirasi Masyarakat Lubuk Batu Jaya
Selasa, 04 Desember 2018 | 17:03
Bupati Yopi Terima Penghargaan BPJS Ketenagakerjaan
Jumat, 30 November 2018 | 15:47
ABPD Inhu Tahun 2019 Disahkan Seniiai Rp1,3 Triliun
Senin, 26 November 2018 | 12:13
HUT Korpri ke 47, Pemkab Inhu Gelar Berbagai Lomba
Sabtu, 24 November 2018 | 12:47
Pantau Abrasi, Yopi Menginap Bersama Warga
Rabu, 21 November 2018 | 12:28
BERIKAN KOMENTAR
Top