• Home
  • Inhil
  • 3,5 Hektar Lahan Terbakar di Desa Pekan Tua

3,5 Hektar Lahan Terbakar di Desa Pekan Tua

Jumat, 03 Juli 2020 | 14:01
INHIL, RIAUGREEN.COM - Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman Siahaan SIK memimpin langsung pemadaman titik api dan pendinginan kebakaran lahan di lahan semak belukar, Parit 4, Dusun Bahagia, Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas, Kabupaten Inhil, Kamis (207/2020).

Lahan yang terbakar merupakan lahan kosong dan semak belukar dengan perkiraan luas lahan 3,5 hektar.

Dalam proses pemadaman dan pendinginan ini, dilibatkan pula puluhan personel dari Polres Inhil, Polsek Kempas, Bhabinkamtibmas, TNI dan pihak PT SRL serta masyarakat setempat.

Menurut Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman Siahaan SIK, belum diketahui pasti penyebab kebakaran lahan milik warga ini.

Kapolres mengatakan, guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan meluas, personel pemadaman membuat sekat jalur atau pembatas.

"Kita mengerahkan alat berat milik PT SRL untuk membuat sekat jalur atau pembatas api agar tidak meluas ke lahan lain," tutur Kapolres usai pemadaman.

Kapolres menuturkan, terdapat sejumlah kendala yang dihadapi dalam proses pemadaman titik api dan pendinginan kebakaran lahan.

"Kendalanya, akses jalan ke lokasi sulit ditempuh, tidak ada jalan, air jauh dari lokasi kebakaran dan angin kencang. Disamping itu, kondisi tanah gambut sulit dipadamkan, apalagi di areal lahan yang luas," tukas Kapolres.

Sembari melakukan pemadaman dan pendinginan, pihak kepolisian juga berupaya mengumpulkan bahan keterangan terkait penyebab kebakaran lahan. "Saat ini, kita tengah melakukan penyelidikan dan memeriksa para saksi," ungkap Kapolres.

Kondisi terakhir, setelah beberapa jam berselang, sekira pukul 12.00 WIB api terlihat masih menyala dan masih dalam proses pendinginan. Selanjutnya, personel Polri, TNI, dan masyarakat sampai saat ini masih berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan dengan cara menyiram titik yang masih mengeluarkan asap dan masyarakat telah membuat sekat batas agar api tidak meluas. (Ms)

Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top