• Home
  • Inhil
  • Tindakan Asusila di Video Call Whatsapp Teror Perempuan di Inhil

Tindakan Asusila di Video Call Whatsapp Teror Perempuan di Inhil

Rabu, 26 Februari 2020 | 21:34
Foto ilustrasi
INHIL, RIAUGREEN.COM – Masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) heboh dengan maraknya tindakan asusila melalui media sosial (medsos).

Korban yang rata – rata perempuan mengaku menjadi sasaran dan mengunggah keluh kesahnya di status Facebook (FB).

Hal ini pun menjadi viral setelah banyaknya korban yang mengaku menjadi korban tindakan tidak senonoh ini.

Berdasarkan pengakuan seorang korban, pelaku mengeluarkan kemaluannya saat sambungan video call (VC) melalui aplikasi Whatsapp (WA) diangkat oleh pemilik nomor yang menjadi sasarannya.

Tidak hanya memperlihatkan kemaluannya, pelaku yang merupakan seorang pria ini juga memainkan kemaluannya tersebut.

"Sekitar jam 09.30 pagi tadi, tiba – tiba handphone bunyi panggilan VC WA dari nomor tidak dikenal. Saya kira orang mau belanja pesan makanan, saat di angkat lebih terkejut lagi karena yang nelpon lagi mainkan anunya, entah berapa menit," ujar korban berinisial NH saat dikonfirmasi, Rabu (26/2).

Setelah melakukan VC WA tidak senonoh tersebut, menurut NH, pelaku juga mengirim pesan yang menggodanya.

"Masuk chat, dia bilang bunda cantik. Setelah itu dia nelpon lagi, tapi Cuma miscall saja. Saya bangunkan suami dan langsung suami hapus pangilan masuk dan chatnya," tutur NH.

Menurut NH, perilaku tidak senonoh ini tidak hanya menimpa dirinya saja, tapi juga teman – teman perempuan lainnya di luar Tembilahan.

"Puluhan mungkin ada yang pernah ditelpon, kawan – kawan FB yang komen di status saya rata – rata pernah ditelponnya," imbuhnya.

Menanggapi peristiwa yang meresahkan masyarakat ini, Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Indra Lamhot Sihombing, S.IK, menyatakan, pihaknya akan menelusuri kasus ini sesuai dengan informasi yang diterima dari masyarakat.

"Nanti kita akan melakukan upaya penyelidikan berdasarkan bahan keterangan yang diinformasikan kepada masyarakat," ujar Kasat saat dikonfirmasi.

Dengan maraknya kejadian ini, AKP Indra mengimbau masyarakat khususnya para kaum Perempuan di Kabupaten Inhil agar bisa selektif dan tidak sembarangan menanggapi telepon dari nomor tidak dikenal.

"Masyarakat harus menjaring lagi kalau ada orang nelpon tidak di kenal. Kemudian kalau ada panggilan video WA tidak dikenal agar lebih hati – hati," imbau Kasat Reskrim. (Ms)

Loading...
BERITA LAINNYA
Dua PDP di Inhil Sudah Pulang, 2 Masih Dirawat
Kamis, 02 April 2020 | 22:30
BERIKAN KOMENTAR
Top