• Home
  • Inhil
  • Berpura Sebagai Nelayan Pria Asal Riau Selundupkan Sabu-Sabu 21 Kilogram dari Malaysia

Berpura Sebagai Nelayan Pria Asal Riau Selundupkan Sabu-Sabu 21 Kilogram dari Malaysia

Selasa, 16 Juli 2019 | 11:53
KARIMUN, RIAUGREEN.COM - Tim F1QR Lanal TBK berhasil mengagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 21 kg di perairan Karimun Anak, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri pada, Sabtu 13 Juli 2019 pukul 07.00 WIB.

Barang haram disimpan dalam kemasan teh China sebanyak 21 bungkus tersebut, dibawa oleh seorang laki-laki berinisial PI (pelaku) kelahiran tahun 1988 warga Jalan Industri RT 002 RW 0011 Desa Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau menggunakan speed boat mesin Yamaha 40 PK tanpa nama.

Selain 21 kg sabu, 1 speedboat aparat juga mengamankan barang bukti lainnya, yaitu uang senilai Rp 7.180.000, uang pencahan ringgit 3 RM, KTP dan Paspor atas nama tersangka, ATM BNI serta 2 unit hp.

Pelaku dijanjikan akan menerima upah atau bayaran apabila berhasil dalam menyelundupkan narkoba tersebut sebesar Rp 200 juta. Pelaku mengaku sudah 2 kali menjadi kurir membawa narkoba jenis sabu-sabu dari Tembilahan ke Pekanbaru, Riau.

"21 kg sabu yang diamankan senilai Rp 16 miliar. Pengakuan tersangka 21 kg sabu dibawa dari Malaysia dengan tujuan Tembilahan, Inhil, Riau. Tersangka ke Malaysia masuk resmi menggunakan paspor,  pulang ke Indonesia membawa narkoba menggunakan speed boat yang sudah disiapkan. Ini jaringan internasional yang terselubung," jelas Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama (Laksma) TNI Arsyad Abdullah seperti dilansir Kepriterkini di Mako Lanal TBK, Senin 15 Juli 2019.

Hadir pada prees release ini diantaranya Danlanal Tanjung Balai Karimun Letkol Laut ( P) Catur Yogiantor, Dandim 0317/TBK Letkol Arm Rizal Analdie, Wakapolres Karimun Kompol Jhon Heri Rakutta Sitepu dan Kepala BNNK Karimun Ahmad Soleh.

Danlantamal menyampaikan, pada saat melaksanakan operasi keamanan laut terbatas di perairan Karimun Anak pukul 06.50 WIB, Tim F1QR Lanal TBK melihat speed boat yang mencurigakan putar balik dan berusaha menghindar.  Setelah dilakukan pengejaran hingga pukul 07.00 WIB, akhirnya tim berhasil menghentikan laju speed boat.

Namun saat dilakukan pemeriksaan terhadap tekong (tersangka), beralasan akan mencari ikan dengan menunjukan alat pancing didalam speed boatnya.

Tapi tidak puas sampai disitu, tim juga menggeledah terhadap material yang ada serta membongkar atau membobol ujung haluan speed boat yang terlihat mencurigakan. Lalu akhirnya tim menemukan 21 bungkus berisikan sabu-sabu atau seberat 21 kilogram.

"Modus yang digunakan pelaku sangat rapi dengan cara menyamar sebagai nelayan. Dimana melengkapi speed boatnya dengan perlengkapan mencari ikan. Selain itu oknum di Malaysia yang menyediakan sarana kepada pelaku menyembunyikan narkoba didalam speed boat yang dipres dengan viber, seolah-olah merupakan kesatuan dari badan speed boat tersebut," beber Danlantamal.

Atas apa yang dilakukan, pelaku dikenakan UU Nomor 35 tahun 2009 pasal 114 ayat (2) dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Pores lanjut penanganan tindak pidana ini diserahkan kepada penyidik BNN Provinsi Kepri. (rd/ktc)

Loading...
BERITA LAINNYA
3 Rampok Bersenpi Berhasil Dilumpuhkan Polisi
Rabu, 21 Agustus 2019 | 17:18
Koramil 03/Tempuling Ikut Panen padi di Kempas Jaya
Selasa, 20 Agustus 2019 | 19:10
Bupati Wardan Didampingi Kadiskes Kunjungi Corneyus
Minggu, 18 Agustus 2019 | 18:38
BERIKAN KOMENTAR
Top