• Home
  • Inhil
  • Pembangunan Jalan Batang Tuaka-Abdul Manaf Terhenti, Masyarakat Tuntut Janji Wakil Bupati

Pembangunan Jalan Batang Tuaka-Abdul Manaf Terhenti, Masyarakat Tuntut Janji Wakil Bupati

Senin, 15 Juli 2019 | 11:03
INHIL, RIAUGREEN.COM - Sempat di Banggakan Wakil Bupati Inhil terkait Perbaikan jalan dalam ibu kota Tembilahan. Kini Peroses perbaikan penimbunan proyek ruas jalan Abdul Manaf dan Batang Tuaka hanya sempat berjalan beberapa hari saja, setelah itu pekerjaan tidak dilanjutkan, seperti terhenti di tengah jalan.

Diketahui, ruas jalan Abdul Manaf dan jalan Batang Tuaka berserta 5 (lima) ruas jalan lainnya dibagi kedalam 4 (empat) paket proyek dengan anggaran yang dipersiapkan senilai Rp20 miliar dari APBN.

Se lperti diberitakan spiritriau, minggu (14/7/2019), terlihat proyek tersebut seperti terhenti dan tak terlihat lagi keberadaan alat berat disekitar lokasi pekerjaan, walaupun sebagian besar ruas jalan Abdul Manaf masih banyak yang belum ditimbun.

Salah seorang masyarakat, Ahmad mengatakan bahwa pengerjaan proyek jalan tersebut mengundang tanda tanya, kenapa bisa terhenti dan dikerjakan hanya beberapa hari saja. 14/07/18.

"Ya heran saja, kenapa bisa terhenti pengerjaannya. Padahal jalan ini sudah menjadi keluhan masyarakat sejak lama," katanya

Sementara itu, sebelumnya Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Syamsudin Uti sempat meninjau langsung proses pengerjaan ruas jalan Abdul Manaf dan Batang Tuaka tersebut pada Jumat (28/06/2019) yang lalu.

"Hari ini kita ingin melihat langsung bagaimana pengerjaan oleh pihak rekanan," ujar Wabup disela-sela peninjauan pada beberapa waktu yang lalu.

Wabup mengaku, saat ini kondisi infrastruktur dalam kota memang sangat memprihatinkan, terdapat sekitar tujuh ruas jalan yang tengah dalam kondisi rusak seperti ruas Jalan Sultan Syarif Kasim, Jalan Kartini, Jalan H Said, Jalan Arsyad Ahmad, Jalan Abdul Manaf, Jalan Batang Tuaka dan Jalan H. Sadri.

Dia pun mengaku cukup terganggu dan merasa malu dengan kondisi ruas jalan yang sangat memprihatinkan dan telah lama mengalami kerusakan.

"Banyak masyarakat yang mempertanyakan, kapan perbaikan jalan dilakukan. Kami mengerti dan kami merasa 'terhutanglah' dengan kondisi jalan yang seperti sekarang ini," ungkapnya saat itu.

Dia berharap dengan adanya penimbunan ini, setidaknya dapat sedikit menghilangkan kegelisahan masyarakat. (ms)

Loading...
BERITA LAINNYA
3 Rampok Bersenpi Berhasil Dilumpuhkan Polisi
Rabu, 21 Agustus 2019 | 17:18
Koramil 03/Tempuling Ikut Panen padi di Kempas Jaya
Selasa, 20 Agustus 2019 | 19:10
Bupati Wardan Didampingi Kadiskes Kunjungi Corneyus
Minggu, 18 Agustus 2019 | 18:38
BERIKAN KOMENTAR
Top