• Home
  • Inhil
  • Jalan Rusak, Warga Jalan Kartini Tembilahan Ancam Demo Pemda

Jalan Rusak, Warga Jalan Kartini Tembilahan Ancam Demo Pemda

Sabtu, 02 Februari 2019 | 14:33
INHIL, RIAUGREEN.COM - Warga jalan Kartini, Tembilahan dan para pengendara mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah dan mengancam akan melakukan aksi demonstrasi jika pihak Pemerintah Kabupaten Inhil tak kunjung melaksanakan perbaikan.

Edi (45), Warga Jalan Kartini mengaku telah gerah dengan kondisi ruas jalan Kartini yang mengalami kerusakan parah selama bertahun-tahun. Dia menilai, Pemerintah Kabupaten Inhil kurang responsif atas keluhan-keluhan yang dilontarkan warga di sana.

Edi mengungkapkan, ruas jalan tersebut telah cukup banyak menelan korban kecelakaan, mulai dari pengendara sampai para pedagang yang melintas di jalan itu.

"Jalan itu licin, apalagi kalau hujan. Aspal yang hancur dan menyisakan tanah yang tergenang air menyulitkan para pengendara. Belakangan berapa orang sudah yang terjatuh dan mengalami luka-luka," tukas Edi, Sabtu (2/2/2019) siang.

Demi mencegah jatuhnya korban untuk kesekian kalinya, Edi mengatakan, warga Jalan Kartini sempat berinisiatif untuk mengumpulkan dana secara suka rela untuk penimbunan jalan.

"Kami berswadaya menimbun jalan. Mengumpulkan dana seikhlasnya. Berbekal kemampuan yang seadanya memperbaiki jalan itu. Namun, setelah ditimbun, ternyata timbunan itu tidak bertahan lama. Jalan tersebut kembali ke kondisinya semula karena pasir timbunan tergerus oleh air yang menggenang," jelas Edi.

Lebih lanjut, Edi mengungkapkan, kekesalan warga ihwal kondisi jalan tersebut, dikhawatirkan akan memunculkan keinginan untuk melakukan aksi demonstrasi, menuntut adanya perbaikan.

"Desas-desus untuk demo itu sudah pernah terdengar. Kita sebenarnya tidak ingin aksi itu terjadi, namun melihat kurang responsifnya pihak Pemerintah membuat keinginan tersebut muncul dan sulit dibendung," jelasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Inhil, Illyanto menuturkan, perbaikan ruas jalan dalam kota Tembilahan akan segera dilaksanakan, termasuk untuk jalan Kartini. Lebih lanjut, dikatakannya, tidaklah benar pihak Pemerintah Kabupaten Inhil menutup mata atau tidak memperhatikan hal yang menjadi keresahan warga tersebut.

Illyanto menuturkan, untuk melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan dalam Kota Tembilahan dengan keterbatasan APBD di setiap tahunnya, Pemerintah Kabupaten Inhil pun mengajukan Dana Alokasi Khusus atau DAK melalui APBN.

"Dengan proses yang cukup panjang akhirnya disetujui. Disamping itu, untuk ruas jalan yang lainnya yang tidak jauh berbeda kondisinya juga sudah diajukan," ungkap Illyanto.

Mengenai adanya keinginan untuk demontrasi, Illyanto menuturkan, pihaknya memahami hal tersebut. Namun, Illyanto mengatakan, yang terpenting adalah bahwa Pemerintah Kabupaten Inhil terus berusaha mencari dana selain menggunakan APBD Kabupaten Inhil untuk mewujudkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, salah satunya jalan.

"Ada 7 ruas jalan yang akan diperbaiki di dalam kota pada TA 2019, diantaranya Jalan Kartini, H Said, H Abdul Manaf dan beberapa ruas jalan Kabupaten lagi," ujar Illyanto seraya mengatakan total anggaran yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Inhil melalui DAK Jalan untuk perbaikan jalan dalam kota adalah senilai Rp 21 Milyar.

Perbaikan terhadap sejumlah ruas jalan di Kota Tembilahan itu, menurut Illyanto akan segera memasuki tahap pelelangan atau tender. "Insya Allah, Februari sudah dimulai proses tender dan diperkirakan kontrak kerja pada bulan April. Yang jelas, Insya Allah sebelum akhir tahun pekerjaan perbaikan akan selesai," papar Illyanto.

Mengenai upaya pemeliharaan sementara menjelang perbaikan, diungkapkan Illyanto, tidak mungkin untuk dilakukan, mengingat regulasi yang tidak mengizinkan hal tersebut dilaksanakan, yang mana pada tahun anggaran yang sama ada pekerjaan berbeda pada titik yang sama tidak dibenarkan.

"Dana pemeliharaan itu ada. Tapi, pemeliharaan tidak bisa dilakukan dalam waktu yang berdekatan dengan rencana ada peningkatan jalan tersebut. Pertanggungjawaban keuangannya yang sulit. Ada aturan nanti yang akan terlanggar kalau kebijakan pemeliharaan kami ambil," pungkas Illyanto.

Kepada para korban kecelakaan akibat kerusakan ruas jalan. (ms) 

Loading...
BERITA LAINNYA
Kebakaran Lahan di Inhil Capai 60 Hektar
Selasa, 13 Agustus 2019 | 15:20
BERIKAN KOMENTAR
Top