• Home
  • Inhil
  • Lantik Kades Tunggal Rahayu Jaya dan Teluk Belengkong di Tengah Genangan Air, Bupati Inhil: Ini Adalah Rahmat

Lantik Kades Tunggal Rahayu Jaya dan Teluk Belengkong di Tengah Genangan Air, Bupati Inhil: Ini Adalah Rahmat

Kamis, 07 Desember 2017 | 14:09
INHIL, RIAUGREEN.COM - Sungguh mengharukan jika melihat kondisi pada saat dilaksanakannya pelantikan Kepala Desa (Kades) Tunggal Rahayu Jaya, Kecamatan Teluk Belengkong. Sebab, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mesti melantik Sang Kepala Desa ditengah - tengah genangan air pasang di seluruh sudut lokasi pelantikan.

Sebelum pelantikan dilaksanakan, air pasang di perairan Teluk Belengkong meluap hingga menggenangi halaman Kantor Desa Saka Rotan, Kecamatan Teluk Belengkong. Satu per satu, warga Kecamatan Teluk Belengkong yang sejak semula telah berada di Kantor Desa Saka Rotan untuk menyaksikan prosesi pelantikan pun beranjak meninggalkan lokasi.

Kedatangan Bupati Inhil, HM Wardan yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan pun terpaksa melewati genangan air pasang sungai setinggi mata kaki orang dewasa itu.

"Ini adalah rahmat yang diberikan Yang Maha Kuasa, Allah SWT. Ambil hikmahnya dari genangan air pasang sungai ini. Ini bukan banjir, hanya air pasang perairan Teluk Belengkong yang melimpah ke darat. Hari panas syukuri, air menggenang ini juga syukuri," ujar Bupati seraya mengimbau masyarakat untuk senantiasa bersyukur.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan, pasca Pemilihan Kepala Desa serentak sebagai sebuah instrumen demokrasi selesai dilaksanakan. Kepala Desa terpilih, khususnya Kepala Desa Tunggal Rahayu Jaya dapat senantiasa menjaga netralitas dan independensinya dalam memimpin masyarakat.

Bupati meminta, Kepala Desa Tunggal Rahayu Jaya, untuk menepikan 'ego politik' yang timbul akibat persaingan dalam Pilkades serentak 30 Agustus 2017 lalu.

"Tidak ada lagi istilah, 'Dia yang pilih Saya, Dia tidak memilih Saya'. Hilangkan itu semua. Sebagai seorang Pimpinan, Kepala Desa harus bersikap netral dan independen, tanpa diskriminasi politik," pungkas Bupati, Rabu (6/12/2017) sore.

Menurut Bupati, pasca menjalani prosesi pelantikan dan pengukuhan, maka seorang Kepala Desa adalah pimpinan bagi seluruh masyarakat di wilayahnya.

"Untuk itu, hendaknya dalam menjalankan roda pemerintahan dan pengambilan kebijakan, Kepala Desa harus pro - rakyat tanpa membeda - bedakan masyarakat dengan begitu akan tercipta kekompakan dan kondusifitas situasi di suatu desa," minta Bupati.

Kekompakan dan kondusifitas situasi yang tercipta, menurut Bupati, akan dapat mempermudah pencapaian tujuan dari pembangunan yang tengah dicanangkan Pemerintah Kabupaten Inhil.

"Kekompakan akan mempermudah jalannya pembangunan. Pembangunan yang dilakukan di setiap desa akan mendatangkan kemajuan bagi desa. Kemajuan itu adalah suatu hal yang menjadi Visi Spirit Baru Inhil Menjadi Kabupaten Maju, Bermarwah dan Bermartabat," paparnya.

"Dengan kata lain, apa yang telah dicapai sebuah desa merupakan bagian kontribusi yang tidak dapat lepas bagi daerah Kabupaten Inhil," tandas Bupati.

Pada kesempatan ini, Bupati Inhil, HM Wardan juga menyerahkan piagam penghargaan bagi Kepala Desa yang menjabat dalam masa jabatan tahun sebelumnya. Tak hanya sampai disitu saja, Bupati Inhil pun menyerahkan bantuan berupa sembako kepada sejumlah masyarakat yang kurang mampu. (adv/diskominfops/sandi)

BERITA LAINNYA
Diskominfo Inhil Kunjungi Dewan Pers
Jumat, 15 Desember 2017 | 18:18
Dirampok Saat Subuh, Siswi di Inhil Ini melawan
Jumat, 15 Desember 2017 | 15:16
Bupati Inhil Hadiri Pisah Sambut Kapolres
Rabu, 13 Desember 2017 | 14:41
BERIKAN KOMENTAR
Top