• Home
  • Inhil
  • Bupati Wardan Serahkan 2 Unit Mesin Apung dan Peralatan Antisipasi Karhutla

Bupati Wardan Serahkan 2 Unit Mesin Apung dan Peralatan Antisipasi Karhutla

Jumat, 06 Januari 2017 | 18:49
Penyerahan diterima secara simbolis oleh Camat Reteh dan Kepala Desa Sungai Asam pada saat pelaksanaan acara Peringan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 Hijriyah yang di pusatkan di Mesjid Jami' Al-Ihsan di Desa Sungai Asam dan Desa Sungai Rokan Kecatan Reteh, Rabu (4/1/2017).
INHIL, RIAUGREEN.COM - Bupati H M Wardan yang didampingi Ketua TP PKK Hj. Zulaikhah Wardan, Kepala BPBD dan bebeberapa Pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil melakukan penyerahan 2 unit mesin apung dan peralatan guna antisipasi kebakaran lahan dan hutan di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.

Penyerahan tersebut diterima secara simbolis oleh Camat Reteh dan Kepala Desa Sungai Asam  pada saat pelaksanaan acara Peringan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 Hijriyah yang di pusatkan di Mesjid Jami' Al-Ihsan di Desa Sungai Asam dan Desa Sungai Rokan Kecatan Reteh, Rabu (4/1/2017). 

Wardan mengatakan bahwa dalam tahun 2017 ini masing-masing Desa akan diupayakan memiliki mesin mini pemadam kebakaran, sebab itu sangat penting dalam mencegah Karhutla maupun kebakaran lainnya. 

"Pencegahan kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggungjawab semua pihak terlebih lagi peran Kepala Desa dalam mencegah kebakaran di wilayahnya masing - masing," ucapnya. 

Kepala BPBD H. Yuspik. SH menambahkan bahwa pada tahun 2015 Indonesia mendapat sorotan dunia akibat kabut asap, sehingga hal tersebut perlu kita antisipasi bersama khususnya untuk di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir."  
Oleh sebab itu, menurut Yuspik, Kepala Desa bisa memanfaatkan mesin dan peralatan pemadam secara maksimal, dapat membentuk tim dari masyarakat yang nanti akan dilatih oleh BPBD Indragiri Hilir agar mampu menggunakannya serta bisa merawat mesin secara benar. 

"Mesin ini akan kita berikan kepada seluruh Desa dalam bentuk pinjam pakai, yang perlu dirawat dan akan dikontrol secara intens oleh BPBD agar tidak ada mesin yang disia-siakan," tukasnya. (ADV/HUMAS)

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top