• Home
  • Hukum
  • Kisah Cinta Monyet: Siswi SMP Bunuh-Buang Bayi, Ini Kisahnya

Kisah Cinta Monyet: Siswi SMP Bunuh-Buang Bayi, Ini Kisahnya

Kamis, 09 Januari 2020 | 16:49
Istimewa/detikcom
RIAUGREEN.COM - Kisah cinta monyet antara dua siswa SMP di Cimahi Selatan, Kota Cimahi berakhir petaka. Hubungan mereka yang kebablasan, berujung dengan dibuangnya sang buah hati di dalam gudang rumah seorang lansia di Kampung Leuweung Gede, Kelurahan Cibeureum, Rabu (8/1/2020).

Cerita ini berawal saat MN (15), seorang siswa kelas 3 berhubungan dengan teman sekolah yang juga tetangga rumahnya, M (15) setahun yang lalu. Hubungan mereka makin intens, hingga akhirnya mereka melakukan hubungan layaknya suami istri sebanyak 4 kali.

"Jadi mereka ini kenal bulan Januari 2019, nah yang terakhir ini lah mungkin kebablasan sampai akhirnya MN hamil," kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cimahi Iptu Mugiono, yang dilansir detik.com, Kamis (9/1/2020).

Saat mengetahui dirinya hamil, remaja wanita itu segera memberitahu kekasihnya. Namun, bukannya mengambil tanggung jawab, M malah memblokir semua pintu komunikasi, termasuk jejaring sosialnya.

"Si M ini langsung menghindari dari MN dan memblokir semua nomor pacarnya, karena dia panik dan tidak mau bertanggungjawab," ucap Mugiono.

MN kemudian pasrah, janin yang berada dalam perutnya berkembang hingga sembilan bulan. Hingga akhirnya melahirkan beberapa hari yang lalu.

"Si MN melahirkan anaknya sendiri di rumahnya. Sempat dimandikan dulu, terus dibekap sampai meninggal. Mayat bayi perempuan itu langsung dibungkus kain dan dibuang ke gudang rumah warga," tuturnya.

Mayat bayi tersebut kemudian ditemukan di rumah Umen (80), warga Kampung Leuweung Gede, RT 07/RW 11 Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Rabu (8/1/2020) sekitar pukul 13.00 WIB. M sendiri baru mengetahu aksi MN pada Rabu (8/1/2020) malam.

"Si M ini baru tahu kejadian pembuangan bayi itu tadi malam, karena memang tidak diberitahu oleh MN. Sampai sekarang statusnya masih saksi," bebernya.

Saat ini pelaku perempuan sedang menjalani visum di RSUD Cibabat. Ia terancam Pasal 341 KUHP mengenai ibu yang menghilangkan nyawa anaknya secara sengaja.(detik.com)

Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top