• Home
  • Hukum
  • Pemuda Ini Tewas Kesetrum HPnya yang Sedang Dices

Pemuda Ini Tewas Kesetrum HPnya yang Sedang Dices

Rabu, 02 Januari 2019 | 00:58

RIAUGREEN.COM - Kasus kematian akibat main HP sambil ngecas kembali terjadi. Kali ini terjadi di Banjar Sarikuning Tulungagung, Tukadaya, Melaya, Jembrana Bali.

Korban bernama I Wayan Suardana (35). Wayan tewas tersengat listrik saat main HP sambil ngecas.

Kapolsek Melaya AKP Ketut Wijaya Kusuma mengatakan, kejadian berawal saat korban asyik mendengarkan musik melalui aplikasi HP di rumahnya, sekitar pukul 16.00 sore.

Wijaya mengatakan, korban diduga tersengat listrik. Hal itu diperkuat dengan kondisi HP korban terbakar dan diperkuat dengan keterangan saksi Arya.

Dikatakan Wijaya, saksi Arya mengaku sempat melihat korban mendengarkan musik sambil menghubungkan ponsel miliknya ke speaker aktif.

"Saat korban sedang mendengarkan musik itu sempat dilihat saksi I Made Arya. Saksi juga melihat korban sambil charge HP," imbuhnya.

Selang satu jam kemudian, saksi Arya sudah melihat korban sudah tersungkur jatuh dalam posisi tergeletak di tanah.

"Saat diketehui saksi, kondisi korban masih bernafas namun dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri. Sedangkan ponsel terlihat sebagian terbakar," terangnya.

Melihat korban tak sadarkan diri, saksi Arya spontan langsung meminta tolong kepada keluarga dan tetanggnya untuk membawa korban ke RSU Negara. Korban meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Atas kejadian itu, lanjut Wijaya Kusuma, pihaknya dibantu tim Identifikasi dari Polres Jembrana langsung melakukan olah TKP.

"Hasil pemeriksaan petugas medis korban dipastikan meninggal karena tersengat listrik dari ponsel yang dipegangnya. Tim juga temukan bekas luka bakar di telapak tangan kanan akibat kesetrum listrik," terangnya, Sabtu (29/12) lalu.

Atas meninggalnya korban, pihak keluarga sudah mengikhlaskan dan menolak jenazah dilakukan otopsi.

Meski bukan kali pertama terjadi, namun ada beberapa faktor penyebab dan cara sederhana dan mudah untuk menghindari kasus serupa tak terulang.

Menurut ahli, ada tiga dugaan atau alasan utama penyebab handphone meledak, nyetrum atau terbakar.

Pertama: Ponsel bisa meledak apabila kondisi baterai yang digunakan telah rusak atau cacat, meskipun dalam layar monitor terlihat daya terisi saat dilakukan pengisian daya.

Kerusakan atau kecacatan baterai, kata ahli bisa menyebabkan hubungan pendek. Namun hal itu kemungkinannya kecil, kecuali handphone tersebut telah dimodifikasi.

Kedua: Melakukan pengisian yang tidak benar, seperti menggunakan charger tidak semestinya. Ini sering terjadi dan mengakibatkan menganggu kinerja baterai.

Ketiga: Membiarkan ponsel yang sudah terisi penuh tetap dalam keadaan mengisi, sehingga terjadi overheating (panas) pada baterai.

Hal ini sangat memungkinkan terjadi ledakan. Untuk itu dengan tiga kemungkinan yang disampaikan ahli, sebaiknya bagi anda pengguna android, smartphone dan sejenisnya, maka yang harus dihindari:

1. Jangan menggunakan handphone saat melakukan pengisian baterai. Untuk lebih amannya cabut dulu, baru menerima panggilan atau menggunakan fungsi lainnya.

2. Memastikan tidak over-charged saat melakukan pengisian. Bisa indikator sudah menunjukkan 100 persen terisi, maka cabut kabel pengisian.

3. Jika kondisi baterai sudah berubah bentuk alias membengkak, cepat lakukan penggantian baterai.

Sumber: pojoksatu.id


Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top