• Home
  • Hukum
  • Kondisi Terkini Guru yang Diperkosa Bergilir KKB di Papua

Kondisi Terkini Guru yang Diperkosa Bergilir KKB di Papua

Senin, 22 Oktober 2018 | 11:56
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
RIAUGREEN.COM - Seorang guru SD YPGRI 1 Mapenduma,Papua, berinisial MN yang menjadi korban pemerkosaan saat bersama 14 rekannya disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) saat ini masih dirawat di RS Bhayangkara, Jayapura.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal mengatakan, korban MN sejak Minggu (21/10) dirawat di RS Bhayangkara setelah dievakuasi dari Wamena.

Sementara itu, Kepala Rumkit Bhayangkara AKBP dr.Herry secara terpisah mengatakan, kondisi MN saat ini stabil namun pihaknya masih akan melakukan konsultasi dengan dokter spesialis terkait insiden yang dialaminya.

"Secara keseluruhan kondisinya baik namun untuk memastikannya kami akan melakukan konsultasi dengan dokter spesialis," kta dr.Herry.

Perlu diketahui, 15 orang yang disandera kkb pimpinan Egianus Kogoya itu bertugas di SD YPGRI 1, SMPN 1 dan Puskesmas Mapenduma.

Diberitakan sebelumnya Kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya sempat menyandera 15 guru dan paramedis selama 14 hari di Mapenduma, Kabupaten Nduga, Papua dan bahkan seorang di antaranya diperkosa.

Ke-15 orang guru dan tenaga kesehatan yang sempat disandera itu berhasil diselamatkan dengan bantuan Kepala Puskesmas Mapenduma Naftali Wandikbo.

Kabid Humas Polda Papua mengatakan, dari laporan yang diterima, aksi yang dilakukan KKB itu karena mereka mencurigai kehadiran para guru dan tenaga medis adalah aparat keamanan yang menyamar untuk memantau kegiatan mereka.

Loading...
Kepala Dinas Pendidikan Nduga Fredik Samuel Bapundu menyatakan awalnya tidak mengetahui adanya kasus ini sehingga begitu mendengar langsung mencari tahu kebenarannya mengingat di Distrik Mapenduma terdapat SD YPGRI 1 dan SMPN 1 serta satu puskesmas, kata Kombes Kamal.

Untuk mencapai Mapenduma, dapat dilakukan dengan melalui jalan darat dari Wamena-Yal yang dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar dua jam atau terbang langsung ke Mapenduma dengan menggunakan pesawat berbadan kecil. (sumber:okezone.com)

Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top