• Home
  • Hukum
  • Ratusan Juta Digondol, Pencuri ATM di Pondok Aren Gunakan Mesin Las

Ratusan Juta Digondol, Pencuri ATM di Pondok Aren Gunakan Mesin Las

Rabu, 30 Mei 2018 | 05:08
Foto int
Foto ilustrasi
RIAUGREEN.COM - Aksi pembobolan mesin ATM kembali terjadi. Kali ini terbilang terencana cukup baik, para pencuri membobol tembok demi bisa masuk ke minimarket. 

Di dalam minimarket, para pelaku yang kini masih buron ini menggondol dua ATM yang ada di Jalan Raya Pondok Aren, Tangerang Selatan. Diperkirakan uang ratusan juta rupiah raib dalam peristiwa itu.

Kapolsek Pondok Aren Kompol Yudho Huntoro menerangkan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.

"Jadi di minimarket itu ada dua mesin ATM BCA dan BRI dua-duanya berhasil dibobol. Ada roti, rokok di mini market juga ikut diambil," katanya, Selasa (29/5).

"Untuk sementara ini masih kita lakukan lidik," ucapnya.

Dalam menjalankan aksinya, kelompok yang diperkirakan beraksi bersama dua orang pelaku lebih ini, membawa serta mesin las listrik untuk menjebol mesin ATM.

"Di mesin ATM BRI, terdapat uang tunai sekira Rp 57 juta. Sedang dari satu unit mesin ATM BCA, kami belum memperoleh data pasti uang yang tersedia," katanya.

Meski terdapat CCTV dalam mini market terseubut, Polisi mengaku masih kesulitan mendapati para pelaku. Pasalnya, kamera pengintai yang ada itu ditutupi lakban oleh komplotan tersebut.

"Kamera toko juga tidak ada. Sudah hilang dicuri oleh kawanan pelaku. Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Tangsel. Pelaku spesialis pembobol ATM," jelasnya.

Sementara itu, karyawan minimarket Supriyadi mengatakan, aksi perampokan itu baru diketahui pagi hari, sekira pukul 06.30 WIB. Saat dirinya membuka toko, mesin ATM sudah hancur berantakan.

"Sekira pukul 05.30 WIB, pas saya datang toko masih terkunci gembok. Saat rolling gate toko saya buka, di dalam toko mesin ATM sudah rusak bekas dilas," jelasnya.

Kamera CCTV yang ada pada mesin ATM juga sudah dilakban. Kamera CCTV toko juga hilang. Lemari es sudah bergeser, dan di belakangnya tembok dijebol lapis tiga. Diduga, para pelaku masuk lewat sana.

"Jebolan tembok itu tembus ke rumah kontrakan yang ada tepat di samping toko. Rokok yang ada di dekat kasir juga diangkut. Begitupun roti-roti," tukasnya. (*)


Source: merdeka.com


Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top