• Home
  • Hukum
  • Cemburu Istrinya Dilirik, Dua Jemaah Umrah Adu Jotos di Pesawat

Cemburu Istrinya Dilirik, Dua Jemaah Umrah Adu Jotos di Pesawat

Rabu, 25 April 2018 | 15:46
Ilustrasi
RIAUGREEN.COM - Dua jemaah umrah asal Provinsi Gorontalo terlibat pertikaian di dalam pesawat, usai menunaikan ibadah di Tanah Suci. Perkelahian tersebut terjadi di pesawat saat sedang transit di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

"Infonya sudah kita terima dan memang terjadi insiden pemukulan di dalam pesawat dan korbannya tidak terima kemudian akan memproses hukum permasalahan itu," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Senin (23/4).

Berdasarkan informasi yang diterima, dua jemaah umrah asal Gorontalo yang terlibat pertikaian itu yakni inisial SPD (36) serta NB (49).

SPD yang menjadi korban pemukulan itu mengaku tidak terima perlakuan dari pelaku NB, yang memukulnya di wajah dan akan mempermasalahkannya hingga ke ranah hukum.

Awal kejadian, pada pukul 08.27 WITA, kedua pelaku yang merupakan rombongan jemaah umrah tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin untuk transit dengan menggunakan pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ-590 rute CGK-UPG, dan selanjutnya melapor di konter transit Sriwijaya Air untuk langsung menuju ruang tunggu lantai dua.

Pada pukul 09.10 WITA, keduanya melaksanakan proses boarding melalui pintu nomor 3 menuju pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ-596, untuk melanjutkan penerbangannya menuju Gorontalo.

Sekitar pukul 09.25 WITA di saat korban dan pelaku sudah dalam pesawat Sriwijaya Air Nomor penerbangan SJ-596, pelaku merasa bahwa korban selalu melirik ke arah istrinya sehingga merasa emosi dan langsung melakukan pemukulan terhadap korban.

"Jadi awalnya itu berdasarkan keterangan pelaku, korban selalu melirik istrinya dan tanpa kata-kata langsung memukul korban. Kru pesawat yang melihat itu langsung melaporkan ke petugas Avsec bandara dan keduanya diturunkan untuk dimintai keterangannya," katanya.

Usai dimintai keterangan oleh petugas, korban kemudian menuju RS TNI AU Dody Sarjito untuk proses pemeriksaan dan mengambil hasil visum untuk kepentingan pelaporannya nanti di Polda Gorontalo. (*/rdk)


Source: Merdeka.com

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top