• Home
  • Hukum
  • Dendam Kesumat Lama, Satu Lawan 3 Saling Bacok, Satu Tewas

Dendam Kesumat Lama, Satu Lawan 3 Saling Bacok, Satu Tewas

Minggu, 14 Januari 2018 | 13:38
foto suarakarya.id
RIAUGREEN.COM - Satu tewas dan dua warga Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura dilarikan ke rumah sakit usai carok satu lawan tiga di Jalan Desa Bilis bilis, Kecamatan Arjasa. Tragedi saling bacok menggunakan senjata tajam yang dipicu api cemburu itu merupakan dendam lama antara kedua belah pihak.

Menurut Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Abdul Mukid, empat orang yang terlibat dalam carok satu lawan tiga adalah Wahyudi (30), Mat Saini (35), Ainur Rahman (27), dan Andi (25). "Tiga orang dalam kondisi kritis dan langsung dilarikan ke puskesmas. Sementara satunya, Andi berhasil kabur dan kini masih dalam pengejaran aparat," ujarnya, Jum'at (12/1/2018).

Insiden itu sebetulnya dipicu oleh dendam lama atas kejadian pada 2008 lalu. Waktu itu, istri Wahyudi digoda Ainur Rahman dan Matsaini, tapi justru berujung pembacokan pada Wahyudi oleh Ainur Rahman dan Mat Saini.

Dua tahun kemudian, Wahyudi yang masih menyimpan dendam, balas membacok Ainur Rahman pada tahun 2010. Kali ini, giliran Ainur yang melakukan aksi balas dendam.

Mengajak teman akrabnya Mat Saini dan Andi, dia menantang Ainur. Duel tiga lawan satu di tengah jalan itu sempat dilerai oleh Moh Saleh, tapi aksi pelampiasan dendam kusumat itu masih terus berlanjut.

Duel bersenjata tajam sesama warga Desa Sumber Nangka, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean Sumenep itu baru berhenti setelah semuanya bersimbah darah. Wahyudi mengalam luka robek pada pergelangan tangan kanan, lengan atas kiri, kepala samping kiri, leher bagian belakang dan bahkan isi perut bagian bawah keluar akibat terkena bacokan.

Sementara Mat Saini mengalami luka robek pada dada kiri bagian bawah, dada kiri, dan pelipis kanan. Bahkan pergelangan tangan kiri bagian depan hampir putus, dan pecah tulang tengkorak.

Mat Saini akhirnya meninggal dunia karena kehabisan darah. Beruntung Ainur Rahman yang juga terluka robek di bagian dada kiri bisa diselamatkan meski sampai sekarang kondisinya masih kritis.

Bahkan Mohammad Saleh (37), yang sempat melerai carok itu ikut mengalami luka robek pada jari pertama jari kanan bagian belakang mengenai pembuluh darah arteri ke tulang, robek jari kedua tangan kanan bagian belakang sampai ke samping luar.

Tiga orang yang terlibat carok ini sekarang dalam kondisi kritis, dirawat di Puskesmas Arjasa. "Sedangkan Andi yang melarikan diri tengah dalam pengejaran kami," ujarnya.***

Sumber: suarakarya.id


BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top