• Home
  • Hukum
  • Digerebek dengan Wanita saat Kencan di Kamar, Pengakuan Kakek Ini Lucu

Digerebek dengan Wanita saat Kencan di Kamar, Pengakuan Kakek Ini Lucu

Rabu, 10 Januari 2018 | 07:57
RIAUGREEN.COM - Suhardi, pria 61 tahun nekat bermain 'cinta terlarang' dengan seorang wanita bernama Yuni (40). Keduanya akhirnya digerebek Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) di kawasan Atom Center, Pasar Raya, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa sore (9/1) pukul 15.30 WIB kemarin.

Penggerebekan itu dilakukan langsung oleh pleton praja wanita yang baru dibentuk beberapa waktu lalu oleh Satpol PP Kota Padang. Selain mengamankan pasangan tersebut, petugas juga menemukan satu alat kontrasepsi di atas tempat tidur.

Selanjutnya, pasangan tersebut langsung digiring ke mobil patroli. Meski tertangkap basah, saat sampai di Markas Komando (Mako) Satpol PP Kota Padang, kakek lanjut usia itu tetap bersikeras tidak melakukan hal yang tidak wajar kepada wanita.

Kepada petugas, Suhardi mengaku diseret oleh teman wanita tersebut ke dalam kamar dan memaksanya untuk melakukan hubungan badan. "Saya tidak ngapa-ngapain, saya hanya buang air kecil dan lalu diseret sama wanita ini," dalih Suhardi.

Meski kakek tersebut berkilah, namun petugas Satpol PP Kota Padang ternyata telah lebih dahulu mengintai keberadaannya di Atom Center, Pasar Raya tersebut. Setelah dipastikan akan memesan, Suhardi dan Yuni langsung digerebek petugas.

Pelaksana tugas kepala Satpol PP Kota Padang, Yadrison, mengatakan penggerebekan yang dilakukan pihaknya sesuai laporan masyarakat yang resah. Sebab, di kawasan Atom Center, Pasar Raya, banyaknya lelaki hidung belang yang ingin melampiaskan hawa nafsunya.

"Kita juga sudah sering menangkap pasangan mesum di sana, dan sore ini kita kembali menangkap satu pasang yang diduga melakukan pekerjaan seksual. Terbukti di atas tempat tidur kita menemukan alat kontrasepsi bekas pakai," terangnya.

Ditegaskannya, untuk tindak lanjut dari penggerebekan itu pihaknya akan mengirim wanita tersebut ke panti rehabilitasi Adam Dewi Sukarami jika terbukti berprofesi sebagai pekerja seks. Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan untuk menyegel tempat yang disinyalir digunakan untuk berbuat mesum.

"Nah kita akan berkoordinasi dengan dinas perdagangan dan apabila terbukti tempat itu memfasilitasi untuk melakukan hal tidak senonoh kita akan surati untuk segera disegel," jelas Yadrison. (*)

Source : merdeka.com


BERITA LAINNYA
Lagi, Warga Desa Sebangau Tewas Diterkam Buaya
Senin, 22 Januari 2018 | 11:52
Maling Nekat Beraksi di Perumahan Gubernur
Selasa, 16 Januari 2018 | 14:33
Pelajar SMA Tikam Pelajar SMP dengan Tiga Tusukan
Kamis, 11 Januari 2018 | 13:36
BERIKAN KOMENTAR
Top