• Home
  • Hukum
  • Ayah Bejat Tes Sendiri Keperawanan Anaknya, Lalu Ketagihan

Ayah Bejat Tes Sendiri Keperawanan Anaknya, Lalu Ketagihan

Minggu, 05 November 2017 | 15:44
Jpnn.com
RIAUGREEN.COM - Warga Makroman, Kecamatan Sambutan, Kalimantan Timur, bernama Dwi (38) terbukti telah menggauli anaknya sendiri, Jingga (15, nama samaran). 

Perbuatan Dwi ini, dilansir dari laman jpnn.com, telah merusak masa depan anaknya yang mestinya menjadi tanggungannya. 

Tak ayal, sang anak pun kini mengalami trauma. Jingga mengaku tak mau memaafkan perbuatan keji ayahnya itu.

Dwi diadili di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda yang diketuai oleh Hakim Edy Toto Purba. Di dalam persidangan, Dwi beralasan bahwa dirinya melakukan perbuatan itu kepada anaknya adalah untuk membuktikan apakah anaknya masih perawan atau tidak. 

Sebab, Dwi mengaku pernah mendapat laporan dari istrnya bahwa anknya pernah berbuat tindakkan asusila bersama kekasihnya.

"Saya menyesali perbuatan saya, Pak," kata Dwi.

Kasus ini terjadi pada September 2016 lalu. Dijelaskan, saat itu Dwi, Jingga, ibu, dan adiknya tidur satu kamar. Namun, karena Jingga suka mengompol, akhirnya dia tidur di bawah ranjang. 

Pada saat itulah Dwi menggauli Jingga yang sedang tidur. Semula, Jingga sempat melawan. Namun, karena diancam bakal dibunuh, Jingga tak bisa berkutik. Dwi pun ternyata ketagihan dan kembali melakukan perbuatannya itu beberapa hari kemudian.

Dalam persidangan yang berlangsung hari kamis (2/11/2017), Ketua Majelis Hakim Edy Toto Purba menjatuhkan vonis kurungan penjara selama 15 tahun pada Dwi. Dwi juga dikenakan denda Rp 100 juta atau ganti enam bulan kurungan penjara.

Dwi dinilai telah melanggar pasal 81 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan anak. 

Dalam pertimbanan majelis hakim, yang meringankan vonis adalah sikap Dwi yang mengakui, menyesali dan bersikap sopan selama persidangan berlangsung. Sedangkan yang memberatkan Dwi adalah bahwa Dwi telah merusak masa depan anknya dan membuat anaknya trauma. 

jpnn.com



BERITA LAINNYA
Aksi Mesum Diduga Alumni UI, Polisi Periksa 4 Video
Selasa, 31 Oktober 2017 | 19:19
BERIKAN KOMENTAR
Top